Suasana khidmat dan penuh kehangatan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh Ketua Umum Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), Umar Ohoitenan atau yang akrab disapa Umar Kei. Berlangsung di kediamannya di kawasan Binalindung, Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (19/9/2026), acara ini dihadiri oleh ribuan jemaah hingga memadati area kediaman dan halaman Masjid Ar-Romlah.
KomenNews.id // Jakarta – Di tengah momentum keagamaan tersebut, terucap doa dan dorongan kuat dari para tokoh masyarakat Maluku perantauan agar Umar Kei maju serta menjadi salah satu keterwakilan masyarakat Maluku di pentas politik legislatif nasional.
Suadi Marasabessy: Maulid Termegah, Umar Kei Layak Duduk di DPR RI
Tokoh senior dan sesepuh masyarakat Maluku di perantauan, Letjen (Purn) Suadi Marasabessy, secara terbuka menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan Maulid di kediaman Umar Kei. Ia menyebut perayaan tersebut sebagai acara peringatan Maulid yang paling megah dari sekian banyak acara Maulid yang pernah ia hadiri.
“Ini adalah Maulid yang paling besar dan paling luar biasa yang saya hadiri untuk tahun ini. Kediaman dan halaman Masjid Ar-Romlah dipadati oleh ribuan warga dan tamu undangan yang hadir,” ungkap Suadi di hadapan para tokoh dan jemaah.
Tak hanya mengagumi kemegahan acara, Suadi Marasabessy juga menyampaikan harapan besar agar kiprah Umar Kei tidak berhenti di tingkat organisasi kemasyarakatan saja, melainkan berlanjut ke panggung legislatif nasional.
“Saya berharap ke depan Pak Umar Kei jangan hanya menjadi Ketua Umum Front Pemuda Muslim Maluku. Harapan saya, beliau akan menjadi salah seorang anggota DPR RI yang betul-betul mewakili masyarakat Maluku, bukan sekadar mewakili Jakarta,” tegas mantan Kasum TNI tersebut.
Suadi menambahkan, figur Umar Kei yang telah ia kenal sejak lama memiliki komitmen tinggi, kecintaan pada agama, serta rasa kepedulian yang luar biasa bagi warga Maluku di perantauan maupun di daerah asal.
Bisri Assidiq Latuconsina Sebut Peringatan Maulid Umar Kei Jadi ‘Tamparan Kasih Sayang‘
Sementara itu, Anggota DPD RI asal Maluku, Bisri Assidiq Latuconsina, mengungkapkan rasa kagumnya atas konsistensi Umar Kei dalam menyelenggarakan ritual keagamaan dan merawat silaturahmi antar-anak bangsa.
“Telepon dari Bang Umar tadi sore adalah tamparan bagi saya. Beliau menampar kita semua dengan kasih sayang dan kecintaannya kepada Rasulullah SAW. Di tengah kesibukan dan aktivitasnya, Bang Umar tidak pernah melupakan kewajiban untuk rutin menggelar Maulid Nabi,” ujar Bisri.
Bisri menilai, konsistensi dan kepedulian sosial yang ditunjukkan Umar Kei menjadi teladan nyata yang membawa kesejukan di tengah dinamika politik nasional.
Dukungan Mengalir dari Berbagai Tokoh
Peringatan Maulid Akbar yang dipadati ribuan jemaah ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah daerah, alim ulama, hingga tokoh politik nasional. Doa bersama yang dipanjatkan oleh para alim ulama dan tokoh masyarakat menguatkan harapan agar niat dan langkah politik Umar Kei ke depan dapat membawa kebaikan serta menjadi penyambung lidah aspirasi masyarakat Maluku di Senayan.
Dengan rekam jejak kepemimpinan di FPMM serta aksi sosial yang konsisten, dorongan dari para sesepuh dan tokoh masyarakat Maluku ini menjadi modal sosial penting bagi Umar Kei untuk melangkah ke panggung politik legislatif.














