Memperkuat Kolaborasi Kemanusiaan Indonesia Timur: Kepala BPP Maluku Hadiri Golf for Humanity 2 Tegaskan Spirit Lawamena

banner 468x60
Badan Penghubung Provinsi Maluku di Jakarta terus melangkah aktif dalam menerjemahkan dan mengawal visi-misi pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath.
KomenNews.id // Jakarta – Hal ini dibuktikan melalui kehadiran Kepala Badan Penghubung Provinsi Maluku di Jakarta, S. Indra Patta, beserta jajaran, dalam ajang diplomasi kemanusiaan bertajuk Golf for Humanity 2 yang diselenggarakan oleh lembaga kemanusiaan global Human Initiative di Jakarta Golf Club Rawamangun (JGCC) pada Minggu (11/10/2026).
Acara yang berlangsung dari pukul 11.00 hingga 13.00 WIB ini diisi dengan agenda silaturahmi dan makan siang bersama para pemangku kepentingan (stakeholder). Ajang ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat jaringan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, badan usaha, korporasi, hingga lembaga swadaya masyarakat.

Menyelaraskan Spirit Sapta Cita Lawamena untuk Anak-Anak Maluku dan NTT

Kehadiran S. Indra Patta mewakili Pemerintah Provinsi Maluku bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan bentuk wujud nyata pelaksanaan Sapta Cita Lawamena—spirit dan landasan strategis Gubernur Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath dalam mewujudkan Maluku yang maju, sejahtera, berdaya saing, dan inklusif.
Khususnya, kehadiran ini berfokus pada pilar penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), pendidikan, dan kesehatan, serta pengentasan kemiskinan dan penataan lembaga sosial dalam semangat Siwalima dan Hidup Orang Basudara. Sebagai mitra strategis penyaluran Program Anak di wilayah Maluku dan Nusa Tenggara Timur (NTT), kolaborasi ini diarahkan langsung untuk menjangkau anak-anak di pulau-pulau terdepan dan terpencil.
Dalam keterangannya, Kepala Badan Penghubung Provinsi Maluku di Jakarta, S. Indra Patta, menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen mitra dalam menyinergikan visi daerah dengan aksi nyata kemanusiaan:
“Langkah kami menghadiri Golf for Humanity 2 adalah komitmen penuh Pemprov Maluku untuk membumikan arah kebijakan Gubernur Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath melalui pilar Sapta Cita Lawamena. Pembangunan Maluku tidak bisa hanya mengandalkan APBD semata, tetapi membutuhkan pendekatan sinergis melalui kolaborasi kemanusiaan yang inklusif,” ujar S. Indra Patta.
Ia melanjutkan, “Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi Human Initiative yang secara konsisten memberi perhatian pada peningkatan kualitas hidup, pemenuhan gizi, dan pendidikan anak-anak di Maluku dan NTT. Melalui momentum silaturahmi ini, spirit ‘Lawamena’—maju bersama—dapat kita hadirkan secara nyata hingga ke pulau-pulau terkecil demi mencetak SDM Maluku yang unggul dan berdaya saing.”

Sinergi Lintas Sektor dan Deretan Tokoh Kunci

Ajang Golf for Humanity 2 turut dihadiri oleh deretan tokoh VIP dari berbagai latar belakang instansi pemerintah, BUMN, swasta, hingga figur publik.
Hadir di lokasi kegiatan antara lain Tomy Hendrajati (Presiden Human Initiative), Bambang Suherman (Vice President Human Initiative), Owner MILS Mas Milen, jajaran Komisaris Bank Syariah Indonesia (BSI), VP PT Smelting Freeport Erika Silva, Direktur Geodipa Ilen Kardani, serta Kepala Cabang BPJS Ikhsarudin.
Mendukung gerakan amal ini, hadir pula Suherman (Wakil PGI / Persatuan Golf Indonesia – Jakarta), atlet golfer cilik sekaligus Brand Ambassador GFH George Owen, serta figur publik dan pegiat olahraga seperti Yasmin Napper dan Yogie Satria.

Mengenal Lebih Dekat: Human Initiative

Human Initiative (HI) merupakan lembaga kemanusiaan global independen yang berdiri sejak tahun 1999 dan berfokus pada program pemberdayaan masyarakat, perlindungan anak, serta penanggulangan bencana secara inklusif dan berkelanjutan.
Dalam mendukung pembangunan berbasis kemanusiaan, Human Initiative menjalankan tiga pilar program utama:
  • Human Initiative for Child (HI-Child): Berfokus pada pemenuhan gizi anak, perlindungan, serta akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah rentan dan terisolasi—termasuk program kemitraan di kepulauan Maluku dan NTT.
  • Human Initiative for Empowerment (HI-Empowerment): Menggerakkan kemandirian ekonomi, bantuan pangan, dan penguatan infrastruktur sosial komunitas berbasis kearifan lokal.
  • Human Initiative for Disaster (HI-Disaster): Layanan tanggap darurat bencana, evakuasi, rehabilitasi, hingga pemulihan pascabencana (post-disaster recovery).
Dengan keterlibatan aktif Pemerintah Provinsi Maluku dan berbagai elemen masyarakat, ajang Golf for Humanity 2 tidak hanya menjadi wadah silaturahmi olahraga, melainkan momentum pembuka untuk memperluas jangkauan kebaikan dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Maluku.
banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *