Unjuk Kekayaan Seni dan Kuliner Modern, Dekranasda Maluku Pimpinan Maya Beby Lewerissa All-Out di Discover Nusantara 2026

banner 468x60

Provinsi Maluku menunjukkan komitmen kuat dan langkah progresifnya dalam mempromosikan kekayaan seni, kebudayaan, serta potensi ekonomi kreatif daerah di kancah nasional. Melalui sinergi erat antara Dekranasda Provinsi Maluku, Badan Penghubung Provinsi Maluku Jakarta, dan Anjungan Maluku Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Maluku tampil *all-out* pada perhelatan pameran budaya bertajuk “Discover Nusantara 2026” yang diselenggarakan di Hotel Borobudur Jakarta bekerja sama dengan Forum Komunikasi Anjungan Daerah Se-Indonesia (FORKAPPSI).

 

banner 336x280

 

KomenNews.id // Jakarta – Turut hadir langsung dalam Opening Ceremony acara tersebut, Senin (10/08/2026), Kepala Badan Penghubung Provinsi Maluku Jakarta, S.I. Patta, beserta jajaran pejabat daerah, termasuk Kepala Anjungan Maluku TMII, Stella Tanasale bersama jajaran.

 

Sinergi OPD Bersama Dekranasda Maluku Pimpinan Maya Beby Lewerissa

 

Kehadiran tim Provinsi Maluku dalam ajang ini bukan sekadar partisipasi rutin, melainkan wujud nyata pelaksanaan program strategis daerah yang selaras dengan visi kepemimpinan daerah.

 

Dalam keterangannya di sela-sela peninjauan booth pameran, Kepala Badan Penghubung Provinsi Maluku Jakarta, S.I. Patta, menegaskan bahwa seluruh sajian yang dibawakan merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Ketua Dekranasda Provinsi Maluku, Maya Beby Lewerissa.

 

 

“Keikutsertaan dan tampilan stand pameran ini dirancang sesuai dengan arahan Ketua Dekranasda Provinsi Maluku, Ibu Maya Beby Lewerissa. Beliau menekankan pentingnya berkolaborasi secara luas, termasuk dengan pihak swasta seperti Hotel Borobudur Jakarta, untuk menghadirkan produk-produk kerajinan dan UMKM unggulan Maluku agar mampu menembus pasar nasional hingga internasional,” ujar S.I. Patta.

 

S.I. Patta menambahkan, langkah ini dibangun melalui sinergi Lintas-OPD yang solid di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku. Dekranasda Maluku berjalan berdampingan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Maluku, serta Dinas Pariwisata Provinsi Maluku juga kami Badan Penghubung Provinsi Maluku Jakarta didalamnya ada Anjungan Maluku TMII.

 

 

Kolaborasi lintas sektor ini menjadi pengejawantahan dari visi dan misi pemerintahan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, yang secara konsisten menerjemahkan serta menyelaraskan pembangunan daerah dengan spirit Asta Cita Presiden Republik Indonesia — khususnya dalam memperkuat kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal, pemberdayaan UMKM, modernisasi ekonomi kreatif, serta penguatan identitas budaya bangsa.

 

Misi Memperkenalkan Budaya dan Pangan Lokal Modern

 

Misi utama yang diusung Maluku dalam pameran Discover Nusantara 2026 ini adalah mengenalkan kebudayaan Maluku secara utuh, bernilai estetika tinggi, serta adaptif terhadap perkembangan zaman modern.

 

“Kami membawa misi mengenalkan budaya Maluku dari berbagai ragam perspektif, mulai dari seni tarian tradisional, nilai-nilai historis sejarah yang adiluhung, hingga produk kerajinan tangan khas seperti kain tenun ikatan tradisional dan aneka merchandise bernilai seni,” terang S.I. Patta.

 

 

 

Selain produk kriya dan busana tenun yang dipamerkan oleh Dekranasda, sektor pangan lokal unggulan juga menjadi primadona di booth Maluku. Bahan pangan berbasis kearifan lokal seperti sagu dan singkong kini bertransformasi secara modern. Melalui sentuhan olahan kreatif dan kemasan yang praktis serta higienis, produk kuliner Maluku siap bersaing di jejaring ritel modern dan industri kuliner nasional.

 

Semarak Pameran Nusantara: Pertunjukan Seni Tifa Ukulele

 

Sementara itu, Kepala Anjungan Maluku TMII, Stella Tanasale, menjelaskan bahwa keterlibatan Anjungan Maluku dalam gelaran pameran ini berlangsung dalam durasi yang panjang demi memberikan pengalaman kebudayaan yang mendalam dan komprehensif bagi publik Jakarta maupun tamu internasional.

 

 

 

“Anjungan Maluku berpartisipasi aktif dalam pameran Discover Nusantara 2026 ini selama 28 hari yang terbagi dalam 3 fase. Sebagai salah satu penampilan spesial untuk menghibur dan memukau para pengunjung, pada tanggal 15 pukul 15.00 WIB, kami akan menyuguhkan pertunjukan Seni Tifa Ukulele secara langsung di Lobi Utama Hotel Borobudur Jakarta,” tutur Stella Tanasale.

 

 

Suasana area pameran tampak semarak karena pameran Maluku turut disandingkan dengan jajaran booth dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Masing-masing daerah memamerkan produk unggulan, kriya khas, serta ragam potensi destinasi wisata daerah, menjadikan Hotel Borobudur Jakarta sebagai pusat ragam kebudayaan Nusantara.

 

Apresiasi Management Hotel Borobudur dan FORKAPPSI

 

Langkah proaktif dan konsep promosi terpadu yang ditampilkan Provinsi Maluku mendapat apresiasi hangat dari para penyelenggara. General Manager Hotel Borobudur Jakarta mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas keterlibatan aktif Pemprov Maluku beserta Dekranasda. Pihaknya berharap kolaborasi ini dapat terus berkelanjutan sebagai wadah pelestarian warisan budaya sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif daerah.

 

 

 

Senada dengan itu, Ketua FORKAPPSI memberikan pujian atas totalitas seluruh Anjungan daerah se Indonesia termasuk didalamnya Anjungan Maluku TMII.

 

Menurutnya, Discover Nusantara 2026 merupakan momentum strategis bagi pemerintah daerah untuk mempromosikan destinasi pariwisata, seni pertunjukan, investasi daerah, serta produk-produk UMKM unggulan secara langsung di pusat ibu kota negara.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *