JAKARTA TIMUR – Polsek Pulogadung menggelar Operasi Cipta Kondisi melalui Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KKYD) dengan Patroli Biru pada Kamis malam (6/8/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Posko Terpadu Jaga Jakarta, Jalan Layur, Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung, ini bertujuan mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), seperti tawuran warga, balap liar, hingga tindak kriminal jalanan.
Apel kesiapan dipimpin Perwira Pengendali IPTU Sumarno Hadi, S.H., didampingi unsur Posko Terpadu Jaga Jakarta, Kapolsub Sektor Kayu Putih, personel piket fungsi, serta Satpol PP Kecamatan Pulogadung. Sebanyak 13 personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Timur, Polsek Pulogadung, dan Satpol PP diterjunkan dalam patroli yang menyasar titik-titik rawan gangguan kamtibmas.
Usai apel, personel melaksanakan Patroli Biru secara mobile menyusuri wilayah hukum Polsek Pulogadung dengan fokus pencegahan tawuran, balap liar, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor (3C), serta tindak kriminal lainnya. Petugas juga melakukan strong point di kawasan Jalan Raya Pemuda, Kelurahan Rawamangun dan Jati, yang menjadi salah satu lokasi rawan balap liar pada malam hingga dini hari.
Perwira Pengendali IPTU Sumarno Hadi menegaskan bahwa patroli rutin ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah munculnya gangguan keamanan. “Kami akan terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan agar masyarakat merasa aman dan pelaku kejahatan tidak memiliki ruang untuk beraksi. Kami juga mengajak masyarakat segera melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan Patroli Biru KKYD berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga dini hari tanpa ditemukan gangguan menonjol. Polsek Pulogadung mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap potensi tawuran maupun kejahatan jalanan, serta segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan situasi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Jakarta Timur tetap aman dan kondusif.














