DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Sumut Terima Penghargaan Gubernur, Paulus Gulo: Ini Jawaban bagi Mereka yang Menuding Kami Cari Panggung

banner 468x60

DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Provinsi Sumatera Utara menerima Piagam Penghargaan Anugerah Bakti Pemuda Inspiratif Sumatera Utara dari Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, pada Oktober 2026.

 

banner 336x280

 

KomenNews.id // Medan – Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Sumut dalam mendukung program pembangunan serta turut mewujudkan visi dan misi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

 

Penghargaan itu sekaligus menjadi jawaban atas berbagai tudingan yang menyebut aktivitas dan aksi kritik DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Sumut selama ini hanya bertujuan mencari panggung.

 

Sekretaris DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Sumut, Paulus Peringatan Gulo, S.H., M.H., menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya tidak menjadikan aksi kritik sebagai alat untuk mencari popularitas. Menurutnya, kritik merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial, sementara penghargaan yang diterima menjadi bukti bahwa organisasi tersebut juga aktif memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.

 

“Ini membuktikan bahwa kerja nyata tidak perlu dibangun dengan pencitraan. Kami tetap turun ke lapangan, menyampaikan kritik ketika ada persoalan, sekaligus memberikan kontribusi untuk masyarakat dan pembangunan,” tegas Paulus, Senin (2/11/2026), di Medan.

 

Ia mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan jika kritik yang disampaikan kepada sejumlah pihak, termasuk terkait kinerja dan komunikasi publik Kapolrestabes Medan, menimbulkan pro dan kontra.

 

“Kalau kami dianggap mencari panggung karena menyampaikan kritik, biarlah masyarakat yang menilai. Faktanya, ketika kami melakukan kegiatan positif dan memberikan kontribusi, justru kami mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” ujarnya.

 

Paulus menilai penghargaan tersebut bukan sekadar piagam, melainkan bentuk pengakuan terhadap kerja dan kontribusi organisasi yang dilakukan secara nyata.

 

“Bagi kami, ini bukan soal siapa yang paling banyak tampil di media sosial atau siapa yang paling sering membuat konten. Yang terpenting adalah apa yang dikerjakan dan apa manfaatnya bagi masyarakat,” katanya.

 

Terkait kritik terhadap Kapolrestabes Medan, Paulus menegaskan bahwa DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Sumut akan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara kritis, namun tetap mengedepankan etika dan mekanisme yang berlaku.

 

“Kami akan terus mengawal kepentingan masyarakat. Kritik bukan berarti membenci, dan menyampaikan aspirasi bukan berarti mencari panggung. Justru kritik adalah bagian dari upaya mendorong agar pelayanan publik dan penegakan hukum semakin baik,” pungkasnya.

 

Dengan diterimanya penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tersebut, DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Sumut menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi masyarakat sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen.

 

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed