Stand pameran Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam ajang APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026 di ICE BSD Tangerang sukses memikat perhatian pengunjung. Tak terkecuali Wakil Menteri (Wamen) Bima Arya beserta Ibu Wamen yang memboyong rombongan juga Bursah Zarnubi yang menjabat Ketua Umum APKASI untuk betah berlama-lama mencicipi dan membeli kuliner khas daerah tersebut.
KomenNews.id //Tangerang,Banten –
Dalam kesempatan tersebut, para tamu kehormatan berkesempatan menguji coba hidangan lokal unik seperti Lat—sejenis rumput laut khas Maluku Tenggara yang populer dengan sebutan anggur laut—serta Enbal, bahan pangan olahan singkong khas daerah setempat.

Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, menyambut hangat apresiasi para pejabat nasional tersebut terhadap potensi seni, budaya, dan kuliner daerahnya.

” Mereka sangat menikmati kuliner khas kami, seperti Lat atau anggur laut yang kaya manfaat dan tidak ada di daerah lain, serta Enbal. Ini bentuk kekayaan budaya dan kuliner yang sangat kami banggakan,” tutur Thaher di sela-sela pameran, Kamis (27/8/2026).
Promosikan 72 Destinasi Wisata dan Pasir Terhalus di Dunia
Selain daya tarik wisata kuliner, Bupati Thaher memanfaatkan momentum expo ini untuk mengenalkan kekayaan alam Maluku Tenggara yang beribu kota di Langgur. Daerah ini tercatat menyimpan setidaknya 72 destinasi wisata bahari dan budaya.
Salah satu ikon utama yang dipromosikan adalah Pantai Ngurbloat (Pasir Panjang), destinasi yang diakui memiliki keunikan berupa pasir terhalus di dunia.
“Saya mengajak teman-teman dari daerah lain untuk menginjakkan kaki dan menikmati pasir terhalus di dunia sambil menikmati sunset yang indah. Ditambah lagi dengan kegiatan adat dan budaya setempat yang luar biasa,” ajaknya.
Buka Peluang Investasi Perikanan dan Pariwisata
Tidak sebatas ajang pamer budaya dan wisata, keikutsertaan Maluku Tenggara di AOE 2026 juga ditujukan untuk menjaring investor nasional maupun internasional, terutama pada sektor unggulan perikanan dan pariwisata.
Pemerintah Daerah menegaskan kesiapannya dalam memberikan berbagai kemudahan perizinan serta dukungan fasilitas bagi para pelaku usaha yang tertarik mengembangkan potensi lokal.

“Kami mengundang dan membuka diri untuk para investor. Bahkan, kami memberikan peluang insentif seperti tax holiday untuk usaha, sehingga Maluku Tenggara bisa mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari kelestarian alam yang begitu indah ini,” tegas Bupati Thaher.















