Jakarta – Semangat Hari Sumpah Pemuda mewarnai turnamen sepak bola antar-RW yang diselenggarakan Karang Taruna Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (24/10/2026). Selain menjadi ajang adu kemampuan di lapangan, kompetisi ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas pemuda di lingkungan masyarakat.
Turnamen yang berlangsung di Lapangan Ingub Malaka Sari, Gg. 15 No. 43, RT 5/RW 7, tersebut diikuti tujuh tim. Para peserta berasal dari lingkungan Karang Taruna di 10 RW yang berada di wilayah Kelurahan Malaka Sari.
Lurah Malaka Sari, Sudarna, S.IP., M.Si., membuka kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB itu. Hadir pula Camat Duren Sawit, Kelik Sutanto, AP., M.A., bersama unsur kewilayahan, tokoh masyarakat, para ketua RW, pengurus Karang Taruna, dan perwakilan tim peserta.
RW 04 bertindak sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan turnamen yang mengedepankan semangat kebersamaan tersebut.
Bukan Sekadar Mengejar Kemenangan
Ketua panitia, Khalik Muhammad Ibrahim, menjelaskan bahwa turnamen ini digagas untuk menghadirkan ruang pertemuan bagi pemuda dari berbagai RW. Melalui sepak bola, para peserta diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih erat sekaligus menyalurkan minat dan energi mereka ke aktivitas yang positif.
Menurut Khalik, kegiatan kepemudaan seperti ini penting untuk menjaga komunikasi antarpemuda agar tetap terjalin dengan baik. Ia berharap turnamen dapat menjadi agenda berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan yang berlangsung satu kali.
Apresiasi juga datang dari Ketua RW 04, Leni Meriyanti. Ia menyambut baik pelaksanaan kompetisi tersebut dan berharap inisiatif serupa dapat diteruskan dengan melibatkan lebih banyak lingkungan di Kelurahan Malaka Sari.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Malaka Sari, Heri Purwanto. Ia menilai antusiasme Karang Taruna dalam menyelenggarakan turnamen merupakan modal positif untuk mengembangkan kegiatan olahraga di tingkat kelurahan.
Heri mengingatkan bahwa semangat bertanding harus berjalan beriringan dengan sikap sportif. Persaingan di lapangan diharapkan tidak menimbulkan perselisihan, tetapi justru memperkuat persaudaraan dan mendorong pemuda untuk terus berlatih.
RW 03 Menang Lewat Adu Penalti
Sejumlah pertandingan berlangsung ketat sepanjang turnamen. Pada laga pembuka, RW 01 mengamankan kemenangan 1-0 atas RW 05 yang dikenal dengan nama Delima FC.
RW 03 kemudian menundukkan RW 04 dengan skor tipis 1-0. Dalam pertandingan perebutan posisi ketiga, RW 05 kembali menunjukkan hasil positif setelah menang 1-0 atas RW 04 melalui tendangan penalti.
Pertandingan RW 01 kontra RW 03 berlangsung imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir. Penentuan pemenang pun dilakukan melalui adu penalti, yang akhirnya dimenangi RW 03 dengan skor 3-2.
Hasil tersebut mengantarkan RW 03 meraih gelar juara, sedangkan RW 05 menempati posisi ketiga berdasarkan hasil pertandingan yang disampaikan panitia.
Ada Harapan Menuju Kompetisi Tingkat Kecamatan
Turnamen ini juga membuka peluang bagi pengembangan sepak bola di wilayah yang lebih luas. Heri Purwanto menyampaikan adanya gagasan untuk menggelar kompetisi serupa pada tingkat Kecamatan Duren Sawit.
Salah satu kemungkinan yang diharapkan dapat dibahas lebih lanjut ialah membentuk tim yang mewakili Kelurahan Malaka Sari dengan melibatkan pemain-pemain potensial dari turnamen antar-RW.
Jika dapat direalisasikan, gagasan tersebut akan menjadi kesempatan bagi para pemain untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membawa nama kelurahan dalam kompetisi tingkat kecamatan.
Penyelenggara dan pihak kelurahan berharap turnamen ini menjadi awal dari kegiatan olahraga yang lebih terarah dan berkesinambungan. Lebih dari hasil akhir pertandingan, semangat persatuan, sportivitas, serta keterlibatan aktif pemuda menjadi nilai utama yang ingin dibangun melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini.













