Rabu (7/10/2026), diadakan perayaan syukur 25 Tahun Imamat Uskup Diosis Amboina, Mgr. Seno Ngutra, yang berlangsung meriah di Ohoi Waur, Kei Besar, menjadi momentum penting bagi penguatan toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Maluku Tenggara.

KomenNews.id //Ohoi Waur, Kei Besar,Malra – Rangkaian acara yang diawali dengan Misa Kudus dan Pemberkatan Arca Hati Kudus Yesus ini turut dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, serta ribuan umat Katolik Paroki Waur.

Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, yang hadir langsung bersama Wakil Bupati Viali Rahantoknam, menyampaikan selamat atas perak imamat Mgr. Seno Ngutra sekaligus memberikan apresiasi atas dedikasi pelayanan keagamaan di wilayah Maluku.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa momentum keagamaan ini memperkuat komitmen Pemkab Maluku Tenggara dalam memelihara persaudaraan sejati berlandaskan falsafah adat Ain Ni Ain.


“Kehadiran Arca Hati Kudus Yesus bukan sekadar simbol keagamaan, melainkan sumber inspirasi bagi seluruh umat untuk memperkuat persaudaraan, kepedulian, dan pelayanan kepada sesama. Pemerintah daerah terus berkomitmen membangun Maluku Tenggara dengan semangat Ain Ni Ain, saling menghormati di tengah keberagaman,” tegas Bupati.

Perayaan 25 Tahun Imamat ini turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi daerah dan pimpinan lintas sektor, di antaranya:
-
Uskup Diosis Amboina, Mgr. Seno Ngutra
-
Titus Renwarin (mewakili Gubernur Maluku)
-
Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur Watubun
-
Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat
-
Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Timotius Kaidel
-
Unsur Forkopimda Maluku Tenggara dan Kota Tual
-
Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, serta Dewan Pastoral Paroki Waur.
Acara perak imamat ini diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan keluarga, umat Paroki Waur, serta kemajuan dan kedamaian masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara.














