Kemeriahan Hari Puncak Anugerah Duta GenRe dan Jambore Ajang Kreativitas Remaja Tingkat Nasional (Adujaknas) 2026 terasa begitu hangat di Auditorium BKKBN RI, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (22/9/2026). Bekerjasama dengan UNICEF dan Bank Indonesia, Adujaknas 2026 mengusung tema “Gen Z Impact: Geraknya Nyata Untuk Indonesia”, perhelatan tahunan ini menjadi panggung kolaborasi serta apresiasi bagi jutaan remaja dari seluruh penjuru Nusantara yang terus berinovasi dan berkontribusi bagi masyarakat.
KomenNews.id // Jakarta – Puncak acara Adujaknas 2026 ini turut dihadiri oleh Raffi Ahmad selaku Staf Khusus Presiden, H. Wihaji Kepala BKKBN RI, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga) sekaligus Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka bersama jajaran pejabat BKKBN RI, Perwakilan UNICEF, Perwakilan Bank Indonesia, para penggerak PKK dari berbagai daerah, serta ratusan perwakilan Duta GenRe se-Indonesia yang siap kembali ke daerah masing-masing dengan membawa semangat perubahan positif.
Di tengah kemeriahan acara tersebut, Bunda GenRe Provinsi Maluku yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Maluku, Maya Baby Lewerissa, menegaskan fokus utamanya untuk merangkul dan menjangkau seluruh remaja hingga ke pelosok daerah kepulauan. Beliau mengungkapkan bahwa kondisi wilayah Maluku yang didominasi lautan tidak menjadi penghalang untuk hadir dan membina generasi muda.
“Maluku itu kepulauan dan jaraknya sangat jauh. Tapi kami berusaha mendatangi daerah-daerah, apalagi yang masih agak jauh. Kendala kita memang armada—harus naik speed boat hingga pesawat—tapi itu tidak akan membuat kita menyerah. Kita berusaha agar pemuda-pemuda GenRe Maluku siap menghadapi semua ini dan kita akan terus berjuang,” tegas Maya Baby Lewerissa.
Fokus perjuangan ini turut didukung penuh oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Dr. Edi Setiawan. Dua perwakilan remaja terbaik Maluku, Etto dan Amina, telah memberikan perjuangan maksimal. Menurutnya, perhelatan ini menjadi momen refleksi agar program GenRe di Maluku semakin berorientasi pada hasil dan dampak nyata.
“Sesuai dengan tema Gen Z Impact, yang dinilai adalah keberdampakannya. Ini menjadi bahan refleksi dan evaluasi kita bersama agar ke depan Maluku lebih mengedepankan asas keberdampakan. Pemilihan Duta GenRe bukan cuma sekadar kompetisi, tetapi bagaimana selama satu tahun masa pengabdiannya, mereka dinilai sejauh mana sudah berdampak bagi sesama remaja dan pembangunan di Maluku,” pungkas Dr. Edi Setiawan.
Dengan semangat juang tinggi dan komitmen pantang menyerah dari jajaran pimpinan serta para remajanya, Provinsi Maluku optimistis mampu mencetak Gen Z yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi demi mewujudkan gerak nyata bagi Indonesia.















