Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menyambut positif langkah strategis Presiden Prabowo Subianto yang menunjuk Mayjen (Purn) TNI Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Kehadiran jenderal purnawirawan tersebut dinilai menjadi energi baru untuk mempercepat target swasembada air nasional.
KomenNews.id // Jakarta – Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Subhan Pattimahu, menyatakan bahwa penempatan Arnold Ritiauw sangat tepat dan strategis dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menurut Subhan, latar belakang militer yang dimiliki Arnold akan memperkuat koordinasi lintas lembaga, terutama dalam menyukseskan program-program krusial yang menyentuh masyarakat bawah.
“Dengan latar belakang militer, Kementerian PUPR khususnya Ditjen SDA akan lebih mudah dan lebih kuat dalam menunjang program TNI Manunggal Air yang masuk ke desa-desa di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal),” ujar Subhan dalam keterangan tertulisnya.
Akselerasi Infrastruktur di Wilayah 3T
Subhan menambahkan, Asta Cita merupakan arah masa depan pembangunan nasional yang realisasinya dikawal ketat melalui APBN. Oleh karena itu, dibutuhkan figur profesional dan visioner di jajaran kementerian teknis seperti PUPR.
DPP KNPI juga memberikan apresiasi tinggi kepada Kementerian PUPR yang dinilai konsisten dalam menjaga ritme pembangunan di daerah-daerah pelosok.
“Kami mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo. Kami yakin beliau (Arnold Ritiauw) akan bekerja sangat profesional,” tuturnya.
Sejauh ini, lanjut Subhan, Kementerian PUPR terus mempercepat pemerataan infrastruktur dasar demi membuka konektivitas, menjamin ketersediaan air bersih, hingga membangun fasilitas permukiman yang layak bagi masyarakat di kawasan 3T.
Sinergi antara Ditjen SDA yang baru dengan program TNI Manunggal Air diharapkan mampu menjadi katalisator utama dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada air yang merata di seluruh pelosok Indonesia.




















