
Kehadiran Ketua Dekranasda Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, menjadi bintang utama pada malam penutupan pameran kerajinan nasional Kriyanusa 2026 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Rabu (30/9/2026). Istri Gubernur Maluku ini sukses memikat perhatian publik saat melangkah anggun di atas panggung fashion show bersama para Ketua Dekranasda dari 37 provinsi se-Indonesia.

KomenNews.id // Jakarta – Penutupan oleh Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri tersebut, perhelatan tahun ini, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Pusat mewajibkan para Ketua Dekranasda dari 38 provinsi di seluruh Indonesia untuk tampil dalam peragaan busana (fashion show). Agenda wajib ini bertujuan untuk mempromosikan serta menampilkan secara langsung keanekaragaman wastra tradisional dan produk kriya unggulan dari daerah masing-masing di panggung nasional.

Dalam peragaan busana bergengsi tersebut, Maya Baby Lewerissa tampil mempesona mengenakan busana berbahan dasar kain tenun Tanimbar bernuansa perpaduan warna hitam, krem dan hijau zaitun. Balutan wastra tradisional khas Maluku tersebut berhasil memancarkan keindahan seni budaya lokal di ajang pameran kriya terbesar di Indonesia.
Langkah Nyata Angkat Wastra Maluku ke Tingkat Nasional
Kehadiran Maya Baby Lewerissa di penutupan Kriyanusa 2026 didampingi langsung oleh Ketua Harian Dekranasda Maluku Jais Ely, Kepala Badan Penghubung Provinsi Maluku S. Indra Patta, serta jajaran pengurus daerah lainnya.

Ketua Harian Dekranasda Provinsi Maluku, Jais Ely, mengungkapkan rasa bangganya atas partisipasi aktif Ketua Dekranasda Maluku dalam perhelatan akbar ini. Menurutnya, fashion show yang diikuti jajaran pimpinan daerah menjadi sarana promosi yang sangat efektif bagi kerajinan daerah.
“Penampilan Ibu Maya Baby Lewerissa memperagakan tenun Tanimbar di panggung nasional adalah bentuk komitmen kuat kami untuk terus mengangkat potensi kriya dan wastra Maluku. Kain tenun Tanimbar bukan sekadar pameran estetika, melainkan simbol identitas, sejarah, dan kebanggaan masyarakat Maluku yang siap bersaing di pasar nasional maupun global,” ujar Jais Ely di lokasi acara.

Ia menambahkan bahwa partisipasi di Kriyanusa 2026 ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi para perajin lokal di Maluku agar terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya.
Kemeriahan Penutupan dan Penghargaan Kriyanusa 2026
Rangkaian acara penutupan yang dimulai sejak pukul 15.11 WIB ini diawali dengan penampilan energik Tari Laskar Nusantara dari siswi SMP Labschool Kebayoran.
Seremoni penutupan turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara serta pengurus pusat Dekranas, antara lain:
-
Menteri Dalam Negeri (Mendagri): Tito Karnavian beserta istri.
-
Jajaran Pengurus Pusat Dekranas: Wakil Ketua 1, Wakil Ketua 2, serta Ketua Bidang Wirausaha.
-
Wakil Menteri UMKM: Maman Suryaman.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri UMKM Maman Suryaman menyerahkan piala penghargaan kepada para pemenang kategori stand pameran:
-
Stand Terfavorit: Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
-
Stand Terbaik: Kota Padang serta daerah unggulan lainnya.
Perkembangan sektor kerajinan Indonesia terus mencatatkan hasil positif, di mana pada tahun 2025 lalu pendapatan dari sektor kriya Indonesia berhasil menyumbang hingga 100 ribu Dolar AS. Dengan dukungan langsung dari jajaran pengurus seperti Jais Ely dan kepemimpinan Maya Baby Lewerissa, Dekranasda Maluku optimistis produk kriya daerahnya akan terus berkembang pesat di masa mendatang.






















