Update Situasi Puncak Jaya: 5 Korban Kekerasan KKB Berhasil Dievakuasi ke RSUD Mulia

Berita, Daerah12 Dilihat
banner 468x60

Aparat gabungan TNI bersama RSUD Mulia dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Puncak Jaya bergerak cepat melaksanakan evakuasi medis terhadap para korban tindak kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Legagak Telengeng (LT).

KomenNews.Id||Papua – Para korban dievakuasi dari wilayah Distrik Sinak menuju pusat penanganan medis di Kabupaten Puncak Jaya pada Rabu (15/4).
Aksi kekerasan tersebut telah memicu kepanikan massal yang memaksa warga setempat meninggalkan tempat tinggal mereka untuk mengungsi. Merespons situasi darurat ini, personel TNI melakukan pengawalan langsung terhadap warga, termasuk kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak, guna memastikan keselamatan mereka selama perjalanan menuju wilayah yang lebih aman.
Salah satu korban berinisial NK telah berhasil diamankan dan dibawa menuju RSUD Mulia di Jalan Trans Papua, Distrik Mulia. NK dilaporkan mengalami luka sobek pada bagian kaki kanan, namun saat ini dalam kondisi sadar dan tengah menjalani perawatan intensif dari tim medis.
Evakuasi Korban Perempuan dan Anak Proses evakuasi dilakukan dengan pengawalan ketat aparat keamanan mengingat tingginya risiko gangguan di lapangan.

banner 336x280

Tim PMI bersama pihak keluarga menggunakan ambulans untuk mengantar korban langsung ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan pertama.
Berdasarkan laporan terbaru pada pukul 13.55 WIT, tim gabungan kembali berhasil mengevakuasi empat korban tambahan dalam keadaan selamat hingga tiba di RSUD Mulia.

Keempat korban tersebut terdiri dari seorang ibu berinisial AT yang mengalami luka di bagian leher dan jari, serta tiga orang anak yang juga menderita luka-luka.
Identitas korban anak yang kini dalam penanganan medis meliputi DW (3 tahun) dengan luka pada urat dan kaki kanan, AW (5 tahun) dengan luka pada dada kanan, serta OW (6 tahun) yang mengalami luka pada siku kanan. Seluruh korban saat ini didampingi oleh anggota TNI dan Polri di lingkungan rumah sakit.

Pendampingan Trauma dan Keamanan Pihak keluarga saat ini memberikan pendampingan penuh kepada seluruh korban yang masih berada dalam kondisi trauma berat.
Mengingat kondisi psikologis para korban, pihak keluarga meminta agar pihak-pihak yang tidak berkepentingan tidak mendekati area perawatan guna menjaga ketenangan dan kelancaran proses pemulihan.

Aparat keamanan terus bersiaga di sekitar fasilitas medis dan wilayah pengungsian untuk mengantisipasi potensi ancaman lanjutan, sekaligus memastikan pelayanan kesehatan bagi warga korban konflik di Distrik Sinak berjalan secara optimal.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *