Pemerintah Kota Ambon kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kota berjuluk “Ambon Manise” ini berhasil meraih penghargaan “Apresiasi Terbaik III Kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan” dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 (Batch II) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan tvOne di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
KomenNews.id // Jakarta – Penghargaan bergengsi serta penyerahan dana stimulan insentif fiskal sebesar Rp1 Miliar tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, yang hadir didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon Apries Gaspersz beserta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan, proses penilaian dalam ajang ini dilakukan secara objektif dan transparan dengan melibatkan tim juri gabungan dari berbagai kementerian teknis.
“Penilaian ini kita laksanakan seobjektif mungkin oleh tim yang ada. Untuk penilaian kesehatan kita bergabung dengan Kementerian Kesehatan, penilaian stunting otomatis dengan BKKBN, dan untuk sampah/lingkungan hidup asli juri penilaiannya langsung dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Selamat kepada rekan-rekan yang berhasil mendapatkan,” ujar Mendagri dalam arahan dan sambutannya.
Mendagri menambahkan, piala dan insentif fiskal daerah yang diberikan ini ditransfer langsung ke rekening daerah penerima agar dapat digunakan secara optimal bagi kepentingan masyarakat di daerah masing-masing.
“Ini ada insentif fiskalnya untuk tambahan dana, bukan untuk pribadi tetapi ditransfer ke rekening daerah masing-masing. Bagi rekan-rekan daerah yang belum beruntung, semoga dengan adanya award ini bisa memicu semangat ke depan. Penghargaan ini bukan sekadar piala, tetapi memberikan insentif nyata,” tambah Mendagri.
Turut hadir memenuhi undangan dalam acara tersebut, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur Watubun, yang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian yang diraih Pemkot Ambon di tingkat nasional. Menurut Benhur, penghargaan ini harus diimbangi dengan disiplin kebersihan masyarakat di lapangan.
“Apresiasi yang tinggi saya berikan kepada Pemerintah Kota Ambon atas raihan prestasi ini di tangan Wali Kota saat ini. Penghargaan ini harus menjadi momentum penting untuk membangkitkan kesadaran bersama. Kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh elemen masyarakat. Saya mengimbau warga untuk mulai memilah sampah dari rumah sesuai kategorinya—organik, anorganik, maupun B3—serta taat pada jadwal jam membuang sampah yang sudah ditentukan agar tidak ada penumpukan di TPS,” tegas Benhur Watubun.
Lebih lanjut, Benhur juga menyoroti pentingnya penguatan armada kebersihan kota. Ia mendorong DLHP Kota Ambon untuk terus menambah sarana transportasi pengangkut sampah serta aktif menjalin komunikasi ke pemerintah pusat.
“DLHP perlu menambah transportasi pengangkut sampah di titik-titik krusial. Selain itu, cobalah berkoordinasi secara intensif dengan kementerian terkait di pusat agar Kota Ambon bisa mendapatkan bantuan sarana armada, khususnya mobil truk pengangkut sampah yang modern dan lebih ramah lingkungan,” lanjut Benhur.
Menanggapi penghargaan serta arahan dari pusat dan provinsi tersebut, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menyampaikan rasa syukur mendalam. Menurutnya, pencapaian skala nasional ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah dan wujud kepedulian masyarakat Ambon.
“Pencapaian ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi bersama. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan beserta seluruh jajaran yang telah bekerja luar biasa di lapangan,” kata Bodewin.
Wali Kota menekankan bahwa dana stimulan sebesar Rp1 Miliar yang diterima akan dimaksimalkan untuk memperkuat infrastruktur pengelolaan sampah serta meningkatkan efektivitas pengolahan limbah di Kota Ambon secara berkelanjutan.
Mengakhiri keterangannya, Bodewin menyampaikan ajakan hangat kepada seluruh masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah kota.
“Semoga ini menjadi motivasi par katong samua untuk terus memperbaiki pengelolaan sampah di Kota Ambon. Mari basudara semua, katong baku bantu Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan mewujudkan Ambon yang bersih, sehat, dan nyaman. Beta par Ambon, Ambon par samua!” tutup Wali Kota.
Penghargaan dan trofi kepada Wali Kota diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup (LH) / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti.
















