Rumah Tahfidz Bil-Quran Dusun Ondoh, Jorong Subarang, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, menggelar kegiatan rihlah atau wisata religi bagi para santriwan dan santriwati pada Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini menggabungkan unsur ibadah, edukasi sejarah Islam Minangkabau, serta penguatan ukhuwah Islamiyah di kalangan santri.

KomenNews.id // Solok,Sumatra Barat – Rombongan diberangkatkan langsung oleh Pimpinan Rumah Tahfidz Bil-Quran, Ustadz Muhammad Aulia Afdal, S.I.K., S.Ag., didampingi para ustadzah serta sejumlah orang tua santri yang turut mendampingi selama perjalanan.
Ziarah dan Ta’lim di Masjid Bersejarah
Destinasi utama rihlah tersebut adalah Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi di Kota Padang. Di masjid yang menjadi salah satu ikon religi dan sejarah Islam di Sumatera Barat itu, para santri melaksanakan ibadah serta mengikuti kegiatan ta’lim.
Melalui kunjungan tersebut, para santri diperkenalkan dengan jejak perjuangan dan pemikiran ulama besar Minangkabau, Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, yang dikenal sebagai salah satu tokoh Islam berpengaruh di Nusantara.
Refreshing Edukatif di Pantai Air Manis
Usai mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pantai Air Manis. Di lokasi wisata tersebut, para santri mengikuti berbagai perlombaan edukatif dan permainan kebersamaan yang bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan semangat kebersamaan di antara sesama santri.
Kegiatan ini juga menjadi sarana penyegaran bagi para santri setelah menjalani rutinitas belajar dan menghafal Al-Quran yang padat.
Menyeimbangkan Hafalan, Sejarah, dan Kecintaan pada Alam
Rumah Tahfidz Bil-Quran yang berada di wilayah perbatasan dengan Nagari Malalo tersebut secara rutin melaksanakan kegiatan luar kelas sebagai bagian dari metode pembelajaran. Selain memperkuat hafalan Al-Quran, para santri juga diajak mengenal sejarah Islam Minangkabau, memperluas wawasan, serta merenungi kebesaran Allah SWT melalui keindahan alam ciptaan-Nya.
Pimpinan Rumah Tahfidz Bil-Quran, Ustadz Muhammad Aulia Afdal, berharap kegiatan semacam ini dapat memberikan pengalaman berharga bagi para santri sekaligus membentuk karakter yang religius, disiplin, dan berakhlak mulia.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya menjadi penghafal Al-Quran, tetapi juga memiliki wawasan keislaman yang luas, mencintai alam, serta mampu membangun ukhuwah yang kuat dengan sesama,” ujarnya.
Ajak Masyarakat Titipkan Anak Belajar Al-Quran
Pada kesempatan tersebut, Ustadz Muhammad Aulia Afdal juga mengajak masyarakat untuk mempercayakan pendidikan Al-Quran putra-putrinya di Rumah Tahfidz Bil-Quran.
“Mari kita titipkan anak-anak kita untuk belajar membaca, memahami, dan menghafal Al-Quran sejak dini. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi Qurani yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” pungkasnya.













