Raih Penghargaan Terbaik I dari Kemendagri, Benhur Watubun Minta Sistem Pendidikan di Maluku Terus Dibenahi

banner 468x60

Provinsi Maluku berhasil meraih penghargaan prestisius sebagai Terbaik I Kategori Akses Pendidikan dan Pelayanan Pendidikan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Keberhasilan ini tidak lantas membuat jajaran pemerintah daerah dan legislatif berpuas diri.

 

banner 336x280

 

KomenNews.id // Jakarta – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur G. Watubun, menegaskan bahwa pencapaian ini harus menjadi pemicu semangat untuk terus melakukan pembenahan mendasar pada sistem pendidikan di bumi Seribu Pulau tersebut.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Benhur saat menghadiri Malam Penghargaan Batch II Hasil Kerja Sama Kemendagri dan TV One di Jakarta. Kehadirannya memenuhi undangan resmi Kemendagri sekaligus mengawal capaian kerja pemerintah daerah di tingkat nasional.

 

Benhur apresiasi Dinas Pendidikan Provinsi Maluku serta di 11 kabupaten dan kota  yang telah bekerja keras hingga membuahkan penghargaan nasional tersebut. Kendati demikian, ia mengingatkan agar euforia ini ditindaklanjuti dengan langkah nyata di lapangan.

 

“Penghargaan ini adalah bukti pengakuan atas kerja keras kita bersama, namun tugas belum selesai. Kita harus terus membenahi sistem pendidikan di Maluku secara menyeluruh. Kesejahteraan guru, pemerataan guru di wilayah kepulauan, perbaikan gaji, serta kemudahan akses anak-anak menuju fasilitas sekolah harus menjadi perhatian utama,” ujar Benhur, Kamis malam (17/9/2026), usai acara di Bidakara Hotel – Jakarta.

 

Ia menekankan agar dana stimulan sebesar Rp2 miliar yang diraih dari Kemendagri dapat dimanfaatkan secara optimal, akuntabel, dan tepat sasaran. Menurutnya, pemanfaatan dana tersebut harus diprioritaskan untuk menyentuh wilayah-wilayah yang paling membutuhkan.

 

“Fokus dan prioritas kita adalah sekolah-sekolah di daerah terpencil. Jangan sampai ada ketimpangan akses, pemerataan guru belum optimal maupun kualitas antara wilayah perkotaan dan pelosok pulau,” tegasnya.

 

 

Adaptasi Teknologi dan Modernisasi Fasilitas

 

Selain persoalan infrastruktur dan kesejahteraan, Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku ini juga menyoroti tantangan era digitalisasi yang berdampak langsung pada peserta didik. Menurut Benhur, pesatnya perkembangan teknologi membawa dua sisi mata uang yang dapat memengaruhi anak-anak secara positif maupun negatif.

 

Dalam situasi ini, peran pendidik menjadi kunci utama. Benhur mendorong para guru di Maluku untuk tidak gagap teknologi (gtek) dan terus meningkatkan kapasitas diri agar senantiasa relevan dengan perkembangan zaman.

 

“Para pendidik harus mengikuti perkembangan teknologi informasi agar materi pembelajaran dapat tersampaikan dengan cara yang lebih interaktif dan mudah dimengerti oleh siswa masa kini. Guru adalah benteng utama dalam mengarahkan pemanfaatan teknologi secara positif bagi anak didik,” lanjutnya.

 

Ia juga mendesak Dinas Pendidikan untuk memperhatikan secara serius proses sertifikasi guru serta pemenuhan fasilitas pendukung di sekolah agar disesuaikan dengan standar modern. Dengan demikian, penghargaan Terbaik I yang diraih Maluku tidak sekadar menjadi simbol di atas kertas, melainkan benar-benar berdampak nyata pada peningkatan mutu sumber daya manusia di Provinsi Maluku.

 

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed