Semangat kebersamaan dan soliditas keluarga besar Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) mulai dikobarkan menjelang hajatan besar organisasi yang akan digelar di Kota Bandar Lampung pada September 2026.
KomenNews.id // Jakarta – Panglima Satuan Tugas Bela Wartawan (Satbel Pers) DPP PWDPI, Dedi Supiandi, menyerukan kepada seluruh keluarga besar PWDPI, khususnya para wartawan dan jurnalis yang tergabung dalam organisasi tersebut di berbagai daerah di Indonesia, untuk bersama-sama memberikan dukungan dan menyukseskan rangkaian HUT ke-4 PWDPI, Rapat Kerja Nasional (Rakernas), serta PWDPI Award.
Dedi menegaskan, agenda tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat persatuan, konsolidasi dan soliditas seluruh anggota PWDPI.
“Ini merupakan hajat besar keluarga PWDPI. Saya mengajak seluruh anggota dari berbagai daerah untuk bersama-sama hadir, mendukung dan menyukseskannya dengan penuh semangat, loyalitas dan soliditas,” ujar Dedi Supiandi.
Menurutnya, semakin kuat kebersamaan seluruh anggota, semakin besar pula kekuatan organisasi dalam menjalankan visi dan misi serta memperjuangkan profesionalisme insan pers.
Dedi menyampaikan bahwa PWDPI harus menjadi wadah dan rumah bersama bagi para wartawan serta media yang tergabung di dalam organisasi.
Karena itu, menurutnya, seluruh anggota memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga nama baik, marwah dan kehormatan organisasi dengan mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“PWDPI adalah wadah dan rumah bersama bagi para wartawan. Rumah besar ini harus kita jaga bersama dengan loyalitas, kekompakan, profesionalisme dan rasa tanggung jawab,” katanya.
Ia juga menyoroti keberadaan Satuan Tugas Bela Wartawan (Satbel Pers) yang menurutnya memiliki peran penting dalam memberikan pengawalan dan pendampingan kepada wartawan yang menghadapi ancaman, intimidasi maupun kekerasan saat menjalankan tugas jurnalistik.
Dedi menegaskan, Satbel Pers tidak boleh dipandang hanya sebagai satuan pengamanan. Para anggota Satbel Pers juga merupakan bagian dari insan pers yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga sesama wartawan sekaligus menghasilkan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Satbel Pers bukan sekadar pasukan pengamanan. Kami juga adalah wartawan dan jurnalis yang diberikan kepercayaan oleh pimpinan organisasi untuk ikut menjaga dan mengawal sesama wartawan dalam menjalankan tugas,” tegasnya.
Menurut Dedi, tugas tersebut harus dijalankan secara profesional serta tetap berada dalam koridor hukum dan aturan yang berlaku.
Ia juga mengajak seluruh anggota Satbel Pers untuk terus menunjukkan bahwa keberadaan mereka dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi organisasi, tetapi juga bagi masyarakat luas.
“Satbel Pers harus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat melalui karya-karya jurnalistik. Pena wartawan harus mampu memberikan informasi yang benar, mencerdaskan dan memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa dan negara,” ujarnya.
Menjelang pelaksanaan HUT ke-4, Rakernas dan PWDPI Award, Dedi kembali menyerukan agar seluruh anggota mengesampingkan perbedaan dan mengedepankan kepentingan organisasi.
Ia berharap momentum tersebut menjadi titik penguatan bagi seluruh jajaran PWDPI dari tingkat pusat hingga daerah.
“Mari kita satukan tekad. Kita buktikan bahwa PWDPI adalah organisasi yang solid, kompak dan profesional. Jangan hanya datang untuk merayakan ulang tahun, tetapi mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat organisasi,” katanya.
Dedi juga optimistis para wartawan dan jurnalis yang tergabung dalam PWDPI mampu menunjukkan kualitas serta profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Saya yakin wartawan dan jurnalis yang tergabung di PWDPI adalah insan pers yang handal dan profesional. Karena itu, mari kita jaga marwah organisasi dan sukseskan bersama hajat besar ini,” pungkasnya.
Hingga saat ini, keluarga besar PWDPI terus didorong untuk mempersiapkan diri menyambut agenda besar yang direncanakan berlangsung di Kota Bandar Lampung pada September 2026.




















