PETIR Gelar ‘Nada Damai dari Timur Nusantara’, Galang Donasi untuk Korban Gempa Flores

Ormas & LSM20 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA — Persaudaraan Timur Indonesia Raya (PETIR) DPW DKI Jakarta menggelar kegiatan bertajuk “Nada Damai dari Timur Nusantara” di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB tersebut menjadi bagian dari rangkaian aksi sosial PETIR untuk menggalang donasi bagi masyarakat terdampak bencana di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

banner 336x280

Acara berlangsung di depan Wisma Bumiputera, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 75, Jakarta Selatan, bertepatan dengan aktivitas masyarakat dalam kegiatan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day.

Selain penggalangan dana, kegiatan diisi dengan senam sehat bersama pengurus dan anggota PETIR serta masyarakat. Sejumlah agenda lain yakni orasi, pembacaan puisi, menyanyikan lagu nasional, penandatanganan pesan damai, hingga deklarasi menjaga nilai-nilai perdamaian Indonesia.

Sejumlah musisi turut memeriahkan acara, di antaranya Obbie Messakh, Rani Ve, dan The Tambel.

Mengusung tema “Merawat Kebhinekaan, Menguatkan Persaudaraan, Menjaga Indonesia”, PETIR menyampaikan pesan persatuan melalui slogan “Dari Timur, Menggema Damai untuk Indonesia.”

PETIR: Kami Cinta Damai dan NKRI

Ketua DPW PETIR DKI Jakarta, Ones Kilikily, mengatakan kegiatan tersebut merupakan ekspresi kecintaan masyarakat Indonesia Timur terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, PETIR ingin menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia Timur memiliki komitmen terhadap persatuan, perdamaian, dan kehidupan bersama tanpa diskriminasi.

“Dari kegiatan ini kami mau tunjukkan kepada Kota Jakarta, seluruh masyarakat Jakarta, bahkan seluruh Nusantara bahwa kami keluarga besar Indonesia Timur sangat mengasihi dan mencintai NKRI,” kata Ones dalam sambutannya.

Ia mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menyuarakan penolakan terhadap rasisme dan diskriminasi yang masih dialami masyarakat Indonesia Timur.

Ones menegaskan PETIR ingin membangun suasana kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat tanpa melihat perbedaan suku, agama, maupun latar belakang.

“Bagi kami PETIR semuanya sama-sama makhluk ciptaan Tuhan yang harus saling menghargai dan saling menghormati,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pesan organisasi yang dipimpinnya, yakni “Persaudaraan Tanpa Batas.”

“PETIR cinta damai, PETIR cinta NKRI, dan PETIR cinta semua keluarga besar Indonesia Raya,” kata Ones.

Donasi untuk Korban Bencana Flores

Selain menyuarakan perdamaian, PETIR menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum solidaritas bagi masyarakat Flores yang terdampak bencana.

Ketua Umum DPN PETIR, E. Alex Kadju, mengatakan penggalangan donasi dilakukan setelah keluarga besar PETIR bermusyawarah untuk membantu saudara mereka yang terdampak bencana di NTT.

“Kami melihat saudara-saudara kami menderita akibat gempa yang terjadi di Flores. Kami berinisiatif dan bermusyawarah bersama keluarga besar PETIR untuk membuat agenda seperti yang hari ini sedang terjadi,” ujar Alex.

Menurut Alex, bantuan yang terkumpul diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana.

Ia mengajak seluruh anggota PETIR untuk terus menjaga semangat persaudaraan.

“Baku jaga, baku sayang, baku lihat. Dengan bersaudara, satu sakit semua sakit, satu senang semua senang,” katanya.

Alex mengatakan PETIR akan berada di depan ketika terdapat masyarakat yang hak-haknya dirampas atau mengalami ketidakadilan.

Tolak Rasisme

Dalam kesempatan tersebut, Alex juga menyampaikan keprihatinannya terhadap berbagai tindakan maupun ucapan bernuansa rasis yang ditujukan kepada masyarakat Indonesia Timur.

Ia meminta masyarakat menghentikan penggunaan istilah atau penyebutan yang merendahkan manusia berdasarkan ras maupun asal daerah.

“Kami sangat prihatin, jujur kami marah dan kecewa karena kami orang Indonesia Timur selalu setiap ada permasalahan dianggap dan disetarakan dengan hewan. Jangan seperti itu,” ujar Alex.

Ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang hingga Merauke menjaga persatuan dan menghentikan praktik rasisme.

“Stop mengatakan masalah rasis, apalagi yang berkaitan dengan hewan dan binatang. Kami ini manusia,” tegasnya.

Senada, Ones mengatakan PETIR ingin menghapus stigma negatif terhadap masyarakat Indonesia Timur melalui kegiatan-kegiatan positif.

“Stop dengan yang namanya rasisme dan diskriminasi. Kami juga Indonesia Timur. Kalau bicara kontribusi terhadap NKRI, kami ingin memperkaya Indonesia ini,” kata Ones.

Ia menegaskan masyarakat Indonesia Timur tidak meminta perlakuan khusus.

“Yang kami minta adalah saling menjaga dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, persatuan Indonesia,” ujarnya.

Donasi Terkumpul Sekitar Rp12 Juta

Ketua Panitia “Nada Damai dari Timur Nusantara”, M. Harris Chandra, SH, mengatakan kegiatan tersebut memiliki dua misi utama, yakni membantu korban bencana dan menunjukkan kontribusi masyarakat Indonesia Timur dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Jakarta.

Menurut Harris, PETIR menghimpun masyarakat dari sejumlah wilayah Indonesia Timur, termasuk Papua, Maluku, NTT, NTB, Sulawesi, dan Kalimantan.

“Ini bentuk kepedulian kita kepada saudara-saudara dari PETIR yang ditimpa musibah di NTT atau Flores,” katanya.

Ia menyebut penggalangan donasi masih berlangsung saat kegiatan digelar.

“Untuk sampai saat ini masih terus on progress. Sementara laporan per jam ini sudah terkumpul sekitar Rp12 juta dan tentunya akan terus bertambah sampai acara selesai,” ujar Harris.

Selain bantuan dana, PETIR juga berencana menyalurkan bantuan berupa sembako dan bahan pokok.

Harris mengatakan bantuan akan diprioritaskan kepada kebutuhan yang dinilai paling mendesak, termasuk kemungkinan membantu tempat-tempat ibadah yang mengalami kerusakan akibat bencana.

“Kami akan prioritaskan sekiranya ada tempat-tempat ibadah yang memang hancur atau rusak,” katanya.

Dana yang terkumpul selanjutnya akan diserahkan kepada Dewan Pimpinan Nasional PETIR untuk proses penyaluran kepada masyarakat terdampak bencana di NTT.

Pendiri PETIR Apresiasi Dukungan Pengurus

Pendiri DPN PETIR, Semy Manafe, mengapresiasi seluruh jajaran pengurus yang ikut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia mengatakan kegiatan tersebut berawal dari kepedulian terhadap masyarakat Flores yang terdampak bencana.

“Atas nama pendiri DPN Persaudaraan Timur Indonesia Raya, saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pengurus, jajaran staf DPW, DPD, dan DPC yang sudah mengambil bagian dan memberi dukungan,” ujar Semy.

Menurutnya, PETIR berupaya melakukan yang terbaik meski kegiatan tersebut masih memiliki berbagai keterbatasan.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan maupun masyarakat yang aktivitasnya mungkin terganggu akibat kegiatan tersebut.

“Dengan segala kekurangan PETIR mau berbuat yang terbaik. Kepada pejalan kaki dan semua pengguna lalu lintas yang hari ini mungkin merasa terganggu, atas nama pendiri kami mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” katanya.

Pesan Persatuan dari Jakarta

PETIR menyatakan kegiatan “Nada Damai dari Timur Nusantara” bukan sekadar agenda internal organisasi. Kegiatan tersebut diarahkan sebagai ruang terbuka untuk menyampaikan pesan persatuan kepada masyarakat luas.

Melalui musik, olahraga, orasi, puisi, penggalangan dana, serta deklarasi damai, PETIR ingin memperkuat pesan bahwa masyarakat Indonesia Timur merupakan bagian integral dari Indonesia.

Bagi PETIR, keberagaman tidak seharusnya menjadi alasan untuk membangun sekat antarmasyarakat.

Pesan yang dibawa dari kawasan Sudirman, Jakarta, pun sederhana: bersaudara dalam kebhinekaan dan bersatu dalam kedamaian.

PETIR berharap solidaritas terhadap korban bencana di Flores dapat terus berkembang dan bantuan yang dihimpun mampu memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pada saat yang sama, PETIR menyerukan agar seluruh masyarakat bersama-sama menjaga persatuan, menghentikan diskriminasi, dan menolak segala bentuk rasisme demi terciptanya kehidupan yang harmonis sebagai sesama anak bangsa.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *