Panglima Satbel Pers DPP PWDPI Ucapkan Dirgahayu ke-81 TNI

banner 468x60

Panglima Satuan Tugas Bela Wartawan (Satbel Pers) DPP Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), Dedi Supiandi, menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang diperingati pada 5 Oktober 2026.

 

banner 336x280

 

KomenNews.id // Jakarta – Dedi Supiandi menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar momentum HUT ke-81 TNI semakin memperkuat semangat pengabdian, profesionalisme, serta kedekatan TNI dengan masyarakat.

 

“Atas nama Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia, khususnya Satbel Pers DPP PWDPI, kami mengucapkan Selamat HUT ke-81 TNI. Semoga TNI semakin profesional, humanis, amanah, serta senantiasa hadir untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat,” ujar Dedi Supiandi.

 

Menurut Dedi, sinergi antara TNI, Polri, organisasi pers, dan insan jurnalistik merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat. Hubungan kemitraan yang baik diharapkan dapat mendorong tersampaikannya informasi yang akurat, berimbang, edukatif, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

 

Ia juga berharap TNI terus menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, transparan, serta menjunjung tinggi kepentingan masyarakat dan negara.

 

“Kepercayaan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga kekuatan dan kewibawaan institusi. Profesionalisme, humanisme, keterbukaan, serta komunikasi yang baik dengan masyarakat harus terus dikedepankan,” katanya.

 

Dedi menegaskan bahwa PWDPI, khususnya Satbel Pers, siap membangun kemitraan yang konstruktif dengan jajaran TNI dalam bidang komunikasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat melalui kerja-kerja jurnalistik.

 

“PWDPI siap menjadi mitra kerja yang baik dan profesional. Pers dan TNI memiliki fungsi serta kewenangan masing-masing, tetapi keduanya dapat bersinergi dalam memberikan informasi yang edukatif, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Dedi menilai perkembangan teknologi informasi dan media sosial membuat kebutuhan terhadap komunikasi publik yang cepat, akurat, dan bertanggung jawab semakin penting. Karena itu, hubungan yang baik antara institusi negara dan insan pers perlu terus dibangun dengan tetap menghormati independensi serta fungsi masing-masing.

 

Menurutnya, pers memiliki fungsi kontrol sosial dan penyampaian informasi kepada publik, sedangkan TNI memiliki tugas utama menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

“Semangat kemitraan bukan berarti menghilangkan independensi pers. Justru dengan saling menghormati fungsi dan kewenangan masing-masing, komunikasi publik dapat berjalan lebih sehat dan masyarakat memperoleh informasi yang benar serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Dedi.

 

Dedi berharap momentum HUT ke-81 TNI dapat menjadi refleksi bersama untuk semakin memperkuat profesionalisme, soliditas, serta kedekatan TNI dengan seluruh lapisan masyarakat.

 

“Kami berharap PWDPI bersama jajaran TNI dapat terus membangun kemitraan yang proporsional, profesional, dan saling menghormati. Pers tetap menjalankan fungsi kontrol sosialnya, sementara TNI menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara. Semoga TNI semakin kuat, profesional, humanis, dan selalu dicintai rakyat,” pungkasnya.

 

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed