Langkah salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, Kanada, harus terhenti secara tragis di babak 16 besar. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri di Houston Stadium, Minggu dini hari (05/07/2026) waktu Indonesia Bagian Barat (WIB), tim asuhan Jesse Marsch dipaksa bertekuk lutut setelah dilibas habis oleh ketajaman lini serang Maroko dengan skor telak 3-0.
KomenNews.id // Houston, USA – Kekalahan ini sekaligus mengakhiri kampanye bersejarah The Canucks di turnamen sepak bola terbesar jagat raya ini. Sebaliknya, bagi Maroko, kemenangan impresif ini memastikan mereka menjadi tim pertama yang mengamankan tiket ke babak perempat final sekaligus memperpanjang rekor luar biasa 34 laga tak terkalahkan mereka.
Meskipun Kanada sempat mengambil inisiatif serangan di babak pertama dengan memenangkan hingga 11 sepak pojok, pertahanan kokoh The Atlas Lions yang dikomandoi Yassine Bounou mampu meredam setiap peluang emas tuan rumah. Petaka bagi Kanada baru benar-benar dimulai pasca-turun minum ketika efisiensi dan kreativitas Maroko mulai menghukum kelengahan lini belakang mereka.
Riwayat Gol Maroko: Sang Singa Atlas Mengoyak Tuan Rumah
Pertandingan berjalan sangat keras sejak menit awal dengan total enam kartu kuning yang dikeluarkan wasit Michael Oliver di babak pertama. Namun, kebuntuan taktik baru pecah di paruh kedua lewat efisiensi luar biasa anak asuh Mohamed Ouahbi. Berikut riwayat petaka tiga gol Maroko yang membungkam seisi stadion:
* Menit ke-50: Azzedine Ounahi (Asis: Achraf Hakimi)
Bermula dari situasi bola mati, Achraf Hakimi dengan jeli menyodorkan umpan pendek cerdik kepada Ounahi yang berdiri bebas tanpa kawalan ketat di tepi kotak penalti. Tanpa kontrol lama, Ounahi melepaskan tendangan melengkung mendatar yang meluncur deras ke pojok bawah gawang tanpa bisa dijangkau kiper Kanada, Maxime Crépeau. Skor 1-0 untuk Maroko.
* Menit ke-82: Azzedine Ounahi (Asis: Brahim Díaz)
Lewat skema serangan balik cepat pasca kemelut di lini tengah, Chemsdine Talbi menyisir sisi kiri lapangan dan mengoper bola ke Brahim Díaz. Mengandalkan visinya, Díaz melakukan sedikit kecohan sebelum mengirim umpan matang ke ruang kosong. Ounahi yang berlari dari lini kedua langsung menyambar bola dengan sepakan keras kaki kanan yang menghujam pojok atas gawang.
* Menit ke-90+8: Soufiane Rahimi (Asis: Brahim Díaz)
Memanfaatkan momentum Kanada yang全menyerang demi memperkecil ketertinggalan, pertahanan tuan rumah menjadi sangat terbuka. Brahim Díaz kembali menjadi kreator serangan dengan melepaskan umpan terobosan akurat yang membelah pertahanan Kanada. Soufiane Rahimi yang lolos dari jebakan *offside* dengan tenang menggiring bola dan melesakkannya melewati adangan Crépeau untuk mengunci kemenangan mutlak menjadi 3-0.
Dengan hasil ini, Maroko akan melenggang ke babak perempat final yang akan digelar di Foxborough, menunggu pemenang antara Prancis dan Paraguay. Bagi publik Kanada, hasil ini menjadi tamparan keras sekaligus pelajaran berharga dalam sejarah sepak bola mereka di panggung dunia.
