Dewan Pimpinan Pusat Front Pemuda Muslim Maluku (DPP FPMM) menggelar acara Silaturahmi Kebangsaan yang dimeriahkan dengan atraksi drumband semi-militer dari SMA Taruna Nusantara Indonesia. Acara ini berlangsung di kediaman Ketua Umum DPP FPMM, Umar Ohoitenan (Umar Kei), Kompleks Binalindung, Jati Cempaka, Pondok Gede, Kota Bekasi, Rabu (14/10/2026).
KomenNews.id // Jakarta Timur – Kegiatan yang mengangkat tema “Gema Patriot Nusantara: Bersinergi Membangun Pemuda Berkarakter, Mengabarkan Semangat Juang Bangsa” ini dihadiri oleh Kepala Badan Penghubung Provinsi Maluku di Jakarta, S.I. Patta, yang hadir mewakili Pemerintah Daerah Maluku. Turut hadir pula Kalemdiklat SMA Taruna Nusantara Indonesia Pendria Masdi, jajaran Pemerintah Kota Bekasi, unsur Polres setempat, Koramil, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para taruna-taruni SMA Taruna Nusantara.
Perjuangkan Kehadiran Sekolah Taruna di Kawasan Timur Indonesia
Dalam sambutannya mewakili Ketua Umum Umar Ohoitenan, Wakil Ketua Umum DPP FPMM, M. Syahril Wasahua, memberikan sorotan tajam mengenai pentingnya pemerataan institusi pendidikan kedinasan dan militer, seperti SMA Taruna Nusantara, di kawasan timur Indonesia.
Syahril menilai bahwa masa depan Indonesia serta percaturan geopolitik internasional sangat bergantung pada wilayah timur Nusantara. Namun, ketimpangan masih terlihat jelas pada rasio penerimaan taruna Akmil maupun Akpol dari wilayah tersebut.
“Kalau kita melihat setiap angkatan penerimaan Akmil maupun Akpol di kawasan timur Indonesia itu satu berbanding seribu. Padahal, kita harus tahu bahwa masa depan Indonesia dan masa depan dunia, serta pertarungan geopolitik internasional itu ada di kawasan timur Indonesia,” ungkap Syahril di hadapan para hadirin.
Oleh karena itu, dari atas mimbar kehormatan tersebut, M. Syahril Wasahua secara terbuka melontarkan harapan besar agar ke depannya lembaga pendidikan unggulan serupa dapat segera hadir di wilayah timur, terkhusus Maluku dan Papua.
“Terkhusus Maluku dan Papua, izinkan saya meminta kepada Kalemdiklat, semoga suatu saat nanti ada SMA Taruna Merah Putih di wilayah timur Indonesia,” tegasnya.
Cetak Generasi Militan untuk Pertahanan Negara
Lebih lanjut, Syahril menjelaskan bahwa sinergi antara FPMM dan SMA Taruna Nusantara ini diharapkan mampu membuka jalan agar pemuda-pemudi di berbagai daerah bisa mendapatkan akses pendidikan karakter dan militer yang setara. Kehadiran sekolah taruna di timur Indonesia diyakini akan lebih masif dalam menyiapkan bibit-bibit unggul generasi militer, baik di jajaran TNI Angkatan Darat, Laut, Udara, maupun Kepolisian.
Melalui momentum silaturahmi kebangsaan ini, FPMM bersama keluarga besar Taruna Nusantara dan perwakilan Pemerintah Daerah Maluku berkomitmen untuk terus merajut kebersamaan demi memperkokoh persatuan pemuda dari Sabang sampai Merauke.














