DPD Partai Gerindra Provinsi Maluku siap menggelar agenda politik terbesarnya tahun ini. Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra 2026 dijadwalkan dibuka secara resmi pada Selasa, 29 September 2026, dan akan berlangsung hingga 1 Oktober 2026 mendatang.
KomenNews.id //Jakarta – Namun, ada hal menarik di balik perhelatan akbar ini. Pemilihan lokasi acara tidak jatuh pada hotel berbintang, melainkan di Kompleks Kampus Universitas Darussalam Ambon yang berlokasi di Desa Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah.
Ketua DPD Partai Gerindra Maluku yang juga menjabat sebagai Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi tersebut didasari oleh kepedulian terhadap aset pendidikan yang kurang tersentuh.
“Saya merasa ada aset yang begitu bagus tapi terbengkalai. Melalui kegiatan ini, kita sekaligus memperbaiki beberapa infrastruktur serta sarana dan prasarana yang terbengkalai dan rusak tersebut agar menjadi baik kembali,” sebut Gubernur, Senin (28/9/2026), usai menghadiri Rapat Koordinas Badan Penghubung Provinsi Maluku Jakarta bersama Dekranasda se Maluku, di Anjungan Maluku, Taman Mini Indonesia Indah.
Ia menambahkan, perbaikan fasilitas yang dilakukan selama persiapan diklat ini diharapkan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh civitas akademika setelah acara usai.
“Harapannya, setelah selesai kegiatan Diklat Laskar Gerindra, kampus dan segala fasilitasnya itu bisa langsung digunakan oleh Universitas Darussalam untuk aktivitas perkuliahan,” tegasnya.
Panaskan Mesin Partai dan Penguatan Ideologi
Meski sarat dengan aksi sosial, Hendrik menegaskan bahwa Diklat Laskar Gerindra tetap menjadi ajang konsolidasi politik paling krusial bagi partai berlogo kepala garuda tersebut di Maluku.
“Ini adalah acara Partai Gerindra terbesar dalam sejarah saya menjadi Ketua DPD di Maluku. Diklat ini menjadi momentum untuk melakukan konsolidasi organisasi, konsolidasi kader, hingga konsolidasi ideologi partai,” ungkap Hendrik.
Ia menilai, kemenangan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI sejak 2024 serta keterpilihan dirinya sebagai Gubernur Maluku sejak 2025 harus ditindaklanjuti dengan penyatuan gerak langkah seluruh kader. Diklat ini dirancang untuk menyelaraskan program strategis nasional Asta Cita milik Presiden Prabowo dan program daerah Sapta Cita Pemprov Maluku.
Meski kontestasi politik baru akan bergulir beberapa tahun ke depan menuju 2029, langkah awal ini diambil untuk memastikan soliditas dan kesiapan kader sejak jauh-jauh hari.
Dihadiri Tokoh Nasional dan Dorong Ekonomi UMKM Tulehu
Agenda selama tiga hari ini juga akan diisi oleh jajaran tokoh penting partai dari tingkat pusat hingga daerah. Salah satu pemateri utama yang dikonfirmasi hadir adalah Sudaryono, pimpinan DPP Partai Gerindra yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Gizi Nasional.
Selain membawa dampak pada pembenahan fasilitas kampus, hadirnya ratusan peserta diklat di kawasan Tulehu diyakini membawa angin segar bagi perekonomian warga lokal.
“Visi kita sekaligus menghidupkan kembali ekonomi kreatif dan UMKM dari para pelaku usaha kecil, menengah, dan mikro di Desa Tulehu dan sekitarnya. Kita berharap kegiatan ini memberi manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkas Gubernur Maluku tersebut.



















