Air adalah sumber kehidupan, dan bagi masyarakat di sekitar Kampus B Universitas Darussalam (Unidar) Ambon, setetes air bersih adalah wujud dari kepedulian yang nyata. Kebahagiaan dan rasa syukur kini menyelimuti warga setempat setelah pengerjaan fasilitas sumur bor di kawasan kampus tersebut resmi dimulai sejak kemarin dan berlanjut hingga hari ini.
KomenNews.id //Ambon – Fasilitas yang digagas oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa (HL), ini tak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa Unidar Ambon, tetapi juga dibuka untuk kebutuhan warga sekitar. Kehadiran air bersih ini menjadi jawaban bagi masyarakat yang selama ini sering mengalami kesulitan pasokan air untuk kebutuhan harian maupun aktivitas ibadah di rumah ibadah terdekat.
Langkah cepat ini bermula dari respons sigap Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat. Mengetahui bahwa keterbatasan air bersih masuk dalam kategori darurat dan mendesak, ia tak menunda waktu untuk mengeksekusi Pembangunan sumur bor tersebut.
Melalui unggahan di media sosial resminya, Hendrik Lewerissa menyampaikan bahwa program pemenuhan air bersih ini dirancang agar manfaatnya berdampak ganda—mendukung kenyamanan proses belajar mahasiswa di kampus sekaligus meringankan beban hidup warga di sekitarnya.
Proses pengerjaan fisik yang langsung tancap gas sejak kemarin hingga hari ini, Selasa (8/9/2026) pun, disambut haru dan sukacita oleh warga. Senyum lega tak mampu disembunyikan masyarakat saat melihat para pekerja dan alat berat mulai bergerak mengencangkan pipa-pipa sumber kehidupan baru di wilayah mereka.
“Ini Gubernur Maluku yang buat. Katong sangat bersyukur, semoga ini menjadi amal jariyah buat bapa Gubernur,” ungkap salah seorang warga lokal dengan raut wajah penuh haru saat menyaksikan jalannya pengerjaan sumur bor tersebut.
Bagi warga, perhatian kecil yang berdampak besar seperti inilah yang paling dirasakan langsung oleh rakyat kecil. Tindakan cepat Gubernur membuktikan, pentingnya kepemimpinan yang peka terhadap masalah mendasar masyarakat. Kini, tidak ada lagi kekhawatiran akan krisis air bersih saat hendak berwudu atau memenuhi kebutuhan dapur rumah tangga.
Pembangunan sumur bor di Kampus B Unidar Ambon, di Negeri Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah yang tengah berjalan ini, menjadi bukti bahwa ketika kebijakan pemerintah hadir dengan hati dan kecepatan, harapan masyarakat dapat terwujud secara nyata. Fasilitas ini tidak hanya akan mengalirkan air yang menyegarkan, tetapi juga mengalirkan rasa optimisme dan kehangatan hubungan antara pemimpin dan rakyatnya di tanah Maluku.


















