Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, secara resmi membuka kegiatan Bakti Sosial (Baksos) yang diinisiasi oleh Majelis Pengurus Wilayah Pemuda Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (MPW Pemuda ICMI) Provinsi Maluku, Jumat (4/9/2026).

KomenNews.id //Ambon – Berlangsung di Balai Dusun Waringin Cap, Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, kegiatan yang mengusung tema “Sehat Bersama, Tebar Manfaat, Par Ambon-Maluku Pung Bae” ini menghadirkan beragam aksi kepedulian nyata untuk masyarakat setempat.
Aksi Nyata untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat
Dalam baksos tersebut, Pemuda ICMI Maluku memfasilitasi serangkaian program pengabdian, mulai dari pemeriksaan dan pengobatan gratis, sunatan massal, hingga pembagian paket sembako.
Maya Lewerissa dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua MPW Pemuda ICMI Maluku, Burhanudin Rumbouw, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Siwalima Maluku Raya, serta seluruh jajaran relawan dan tenaga medis. Menurut Maya, langkah ini merupakan wujud nyata kontribusi elemen masyarakat dalam mendampingi peran pemerintah.

“Jangan menunggu sakit menjadi berat untuk memeriksakan diri. Pemeriksaan berkala, deteksi dini, serta kebiasaan hidup bersih dan sehat adalah modal utama menjaga kesehatan keluarga,” tegas Maya di hadapan warga.
Ia juga menyempatkan diri menyapa anak-anak peserta sunatan massal sembari memberikan doa agar kelak tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan membanggakan daerah Maluku.

Perkuat Nilai Pela Gandong dan Gotong Royong
Kegiatan sosial ini menjangkau warga dari tujuh dusun sekaligus, yakni Dusun Waringin Cap, Karanjang, Bandarin, Air Ali, Talaga Pange, Taeno Atas, serta Taeno Bawah.
Maya menekankan bahwa kebersamaan warga di tujuh dusun tersebut memancarkan kekuatan sosial yang luar biasa melalui ikatan kekerabatan dan kearifan lokal pela gandong.
“Nilai-nilai gotong royong dan pela gandong yang mengajarkan persaudaraan lintas batas ini adalah modal sosial penting untuk membangun lingkungan yang sehat, aman, dan sejahtera,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Maya berpesan agar aksi kepedulian seperti ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan menjadi pemantik gerakan berkelanjutan di seluruh penjuru pelosok Maluku.
“Tidak ada pembangunan yang berhasil tanpa masyarakat yang sehat. Dengan persatuan dan kepedulian bersama, katong dapat menghadirkan perubahan nyata untuk mewujudkan Ambon-Maluku yang sehat, maju, dan mandiri,” tutup Maya disambut tepuk tangan warga.



















