Polisi Hadir di Tengah Malam, Jaga Warga Kramat Jati dari Ancaman Tawuran dan Kejahatan Jalanan

TNI & Polri32 Dilihat
banner 468x60

Jakarta – Suasana malam di wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (29/4/2026) hingga menjelang dini hari, tidak dibiarkan berjalan tanpa pengawasan. Sejumlah personel Polsek Kramat Jati turun langsung ke lapangan memastikan lingkungan tetap aman, sekaligus memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang beristirahat.

Kegiatan patroli dimulai setelah apel kesiapsiagaan yang dipimpin oleh AIPTU Ivo Erwin, dengan melibatkan 10 personel. Tim bergerak menyusuri titik-titik rawan seperti Jalan Dewi Sartika, kawasan flyover Kalibata, Jalan Haji Ali, Jalan Raya Batu Ampar, hingga Jalan Raya Condet. Posko terpadu di Cililitan dan Balekambang juga menjadi bagian dari pengawasan untuk memperkuat sinergi keamanan wilayah.

banner 336x280

Patroli dilakukan secara mobile dan stasioner. Petugas tidak hanya berkeliling, tetapi juga berhenti di lokasi tertentu untuk memantau situasi dan berinteraksi dengan warga.

Kehadiran polisi di waktu rawan ini menjadi langkah preventif terhadap potensi tawuran remaja, aksi geng motor, serta tindak kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Langkah tegas tetap disiapkan apabila ditemukan pelanggaran hukum. Namun pendekatan yang dilakukan mengedepankan profesionalitas dan sikap humanis, sehingga keamanan dapat terjaga tanpa menimbulkan keresahan baru di masyarakat.

Kapolsek Kramat Jati AKP P.H. Siahaan, menyampaikan bahwa kehadiran polisi di lapangan merupakan bentuk komitmen untuk melindungi warga. Ia menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tugas kepolisian semata, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, bahkan saat mereka terlelap. Patroli ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami juga mengajak seluruh warga, khususnya para orang tua, untuk lebih peduli terhadap aktivitas anak-anaknya agar tidak terlibat tawuran maupun pergaulan yang berisiko,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada pihak kepolisian. Warga diharapkan meningkatkan kewaspadaan lingkungan, memperkuat komunikasi antarwarga, serta mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan sebagai upaya bersama menjaga ketertiban.

Dengan sinergi antara polisi dan masyarakat, diharapkan wilayah Kramat Jati tetap menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan terbebas dari gangguan kamtibmas.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *