PLN Kucurkan APBN Rp 9 Triliun Tuntaskan Ratusan Desa Gelap Gulita di Maluku dan Maluku Utara 

banner 468x60

Pemerintah melalui PT PLN (Persero) demi Maluku Terang 2027, mengalokasikan anggaran APBN sebesar Rp 9 Triliun pada tahun ini untuk percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Maluku dan Maluku Utara.

banner 336x280

 

KomenNews.id // Jakarta – Komitmen tersebut ditegaskan saat pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku dibawah Koordinator Komisi Asis Sangkala, menggelar pertemuan dengan jajaran pimpinan PLN Pusat di kawasan Blok M, Jakarta. Rombongan Komisi II dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Maluku, Irawadi, didampingi Wakil General Manager PT PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Gamal Kambey, serta Ramli Malawat Manager UP3 Ambon.

 

Kedatangan tim DPRD Maluku diterima langsung oleh Executive Vice President (EVP) PLN Pusat Ahmad Muzakir, bersama jajaran Divisi Operasi Distribusi (ODM) Gati Jayeng dan Nur Adi Firawan, serta perwakilan Divisi Regulasi dan Kebijakan (RKJ) Widayaka dan Arsyad Irvana.

 

Ketua Komisi II DPRD Maluku, Irawadi, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk koordinasi proaktif untuk menjemput anggaran pusat demi mengatasi persoalan krisis listrik di daerah. Berdasarkan data dua tahun terakhir, masih terdapat 146 desa di Provinsi Maluku yang belum memiliki akses listrik dan berada dalam kondisi gelap gulita.

 

 

“Dari pertemuan dengan PLN Pusat, kami menyepakati komitmen bersama bahwa paling lambat pada tahun 2027, seluruh 146 desa tersebut sudah harus teraliri listrik secara 100 persen,” tegas Irawadi, Kamis (20/08/2026), usai rapat.

 

Irawadi menjelaskan, alokasi anggaran Rp 9 Triliun tersebut difokuskan pada program Listrik Desa (Lisdes). Pasokan energi nantinya disesuaikan dengan kondisi geografis desa setempat, baik menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) maupun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

 

DPRD Maluku memberikan apresiasi atas respon positif PLN Pusat dan berjanji akan mengawal alokasi anggaran tersebut agar manfaatnya dirasakan nyata oleh masyarakat di pelosok Maluku.

 

Diketahui, hadir lengkap Komisi II DPRD Maluku, yakni ;

* Asis Sangkala – Wakil Ketua DPRD Maluku sekaligus Koordinator Komisi II

1. Irawadi  – Ketua Komisi II

2. Nita Bin Umar – Wakil Ketua Komisi II

3. Suanthie Jhon Laipeny – Wakil Ketua Komisi II

4. Jeffri Jaran – Sekretaris Komisi II

5. Andreas Taborat – Anggota Komisi II

6. Javet Djemy Pattiselano – Anggota Komisi II

7. Ridwan Nurdin – Anggota Komisi II

8. Anos Yermias – Anggota Komisi II

9. Ary Sahertian – Anggota Komisi II

10. Suleiman Letsoin – Anggota Komisi II

 

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *