Perkuat Garda Terdepan di Desa, Maya Baby Lewerissa Gaungkan Transformasi Posyandu 6 SPM di SBT

banner 468x60

Ketua Pembina Posyandu Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) guna mendorong percepatan transformasi Posyandu sebagai pusat pelayanan terpadu berbasis masyarakat.

 

banner 336x280

 

KomenNews.id // Bula – Kedatangan Maya Baby Lewerissa beserta rombongan Tim Pembina Posyandu Provinsi Maluku, Kamis (13/08/2026), disambut hangat oleh Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri, istri yang juga Ketua Pembina Posyandu Kabupaten SBT Ika Fachri Alkatiri, beserta jajaran pengurus dan pemerintah daerah setempat.

 

Agenda utama kunjungan kerja ini berfokus pada Sosialisasi Penataan Kelembagaan dan Transformasi Posyandu Terintegrasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten SBT.

 

Dalam arahannya, Maya Baby Lewerissa menegaskan pentingnya pergeseran peran Posyandu yang kini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak semata, melainkan mencakup enam bidang layanan dasar masyarakat.

 

 

“Posyandu tidak hanya menangani sektor kesehatan, melainkan terintegrasi dalam enam bidang SPM, yaitu Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketenteraman dan Ketertiban Umum, Perlindungan Masyarakat, serta Bidang Sosial,” tegas Maya Baby Lewerissa saat menyampaikan arahan di podium.

 

Ia menambahkan bahwa melalui konsep 6 SPM ini, Posyandu dituntut untuk menjadi garda terdepan pemerintah yang paling dekat dengan akar rumput.

 

“Melalui 6 SPM ini, Posyandu menjadi garda depan pemerintah yang paling dekat dengan akar rumput untuk memastikan negara hadir mendeteksi, menjangkau, dan merespons setiap masalah dasar warga di desa,” lanjutnya.

 

Untuk mendukung efektivitas dan keberlanjutan program tersebut, Maya menekankan perlunya evaluasi dan penataan kembali struktur kelembagaan Posyandu di tingkat desa/kelurahan agar lebih fokus, terarah, dan terukur dalam melayani masyarakat.

 

Selain menggelar sosialisasi penataan kelembagaan, rombongan Ketua Pembina Posyandu Provinsi Maluku dijadwalkan turun langsung meninjau Posyandu di Desa Tansi Ambon serta beberapa titik Posyandu lainnya di wilayah Bula. Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memantau kesiapan sarana, prasarana, serta kapabilitas para kader Posyandu di tingkat tapak.

 

Dengan adanya transformasi Posyandu terintegrasi 6 SPM ini, diharapkan kualitas pelayanan publik di desa-desa se-Kabupaten Seram Bagian Timur dapat meningkat secara signifikan.

 

Sekedar tahu, Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) adalah transformasi Posyandu menjadi pusat pelayanan terpadu di desa atau kelurahan. Layanan ini tidak hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi mengintegrasikan 6 bidang pelayanan dasar berdasarkan Permendagri No. 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.

 

6 Bidang SPM Posyandu ;

 

  1. Kesehatan: Layanan kesehatan ibu hamil, balita, imunisasi, gizi, penimbangan, pencegahan penyakit, hingga pemeriksaan lansia.
  2. Pendidikan: Edukasi dan pemantauan tumbuh kembang anak usia dini serta layanan PAUD.
  3. Pekerjaan Umum: Penyediaan informasi dan akses sarana prasarana dasar seperti air bersih dan sanitasi lingkungan.
  4. Perumahan Rakyat: Layanan informasi atau pendukung terkait rumah layak huni dan lingkungan sehat.
  5. Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas): Edukasi rasa aman, ketertiban lingkungan, dan kesiapsiagaan bencana.
  6. Sosial: Layanan dan rujukan bantuan sosial bagi kelompok rentan seperti lansia terlantar, penyandang disabilitas, dan warga miskin ekstrem.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed