Bank Indonesia (BI) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar utama ketahanan ekonomi nasional. Melalui gelaran pameran tahunan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, efektivitas program pembinaan Kantor Perwakilan (KPw) BI Provinsi Maluku kembali membuktikan hasil nyata.

KomenNews.id // Jakarta – Mengusung tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing” serta semangat #BerdayaBersamaSama, pameran yang melibatkan lebih dari 500 UMKM pilihan se-Indonesia ini menjadi wadah akselerasi pasar bagi komoditas unggulan daerah.
Salah satu perhatian pengunjung tertuju pada booth KPw BI Provinsi Maluku yang menghadirkan Santho’s Jewellery, usaha kerajinan mutiara laut asli Maluku asal Kota Ambon. Santho, pemilik usaha tersebut, mengapresiasi tinggi peran konsisten BI Maluku dalam mendampingi pelaku usaha daerah dari tingkat dasar hingga mampu bersaing di pasar nasional.
“Bank Indonesia bagi saya luar biasa. BI sangat memperhatikan UMKM, dibina dari nol sampai usaha kami semakin maju. Kami sangat bersyukur BI Maluku selalu mendukung, khususnya untuk mengenalkan potensi mutiara laut Maluku kepada masyarakat Indonesia,” ujar Santho di sela pameran.
Santho menambahkan, fasilitasi pameran seperti KKI sangat penting untuk meluruskan persepsi pasar yang selama ini lebih mengenal mutiara dari kawasan Lombok, padahal mutiara laut Maluku memiliki kualitas unggul yang tidak kalah menawan. Kehadiran produknya di KKI 2026 pun mencatatkan tren penjualan yang sangat positif.
Apresiasi terhadap keunggulan kerajinan binaan BI Maluku juga diungkapkan oleh pembeli. Sindy, salah seorang pengunjung pameran asal Jakarta, menilai sentuhan pembinaan BI berhasil meningkatkan daya saing produk daerah.
“Kegiatan KKI ini sangat membantu. Kita dari luar daerah bisa melihat betapa bagusnya crafting kerajinan Maluku. Motif-motifnya sangat bersaing dengan daerah lain, dan kita berharap UMKM ini terus berkembang hingga mampu menembus pasar ekspor,” tutur Sindy, disela-sela kunjungannya membeli salah 1 produk blazer berbahan kain tenun khas Maluku.
Sinergi yang dibangun KPw BI Maluku bersama mitra UMKM ini mencerminkan peran strategis Bank Indonesia dalam memperkuat rantai pasok domestik, memperluas akses pembiayaan dan pemasaran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.



















