Gerbong birokrasi di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku kembali bergerak. Gubernur Maluku secara resmi melantik dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) guna memperkuat kinerja organisasi dan mengoptimalkan pelayanan publik di Bumi Raja-Raja.
KomenNews.id // Ambon – Pelantikan yang berlangsung khidmat di Ruang Kerja Gubernur pada Selasa (05/05/2026) ini didasarkan pada Surat Keputusan Gubernur Maluku Nomor 636 Tahun 2026.
Penyegaran di Sektor Perizinan dan Permukiman
2 sosok srikandi birokrasi dipercaya untuk menakhodai instansi strategis. Mereka adalah:
1. Alwiyah Fadlun Alaydrus, SH., MH. sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).
• Alwiyah menggantikan Roberth Tomasoa yang memasuki masa purna bakti. Dengan rekam jejak sebagai Kepala Biro Organisasi, ia diharapkan membawa semangat reformasi birokrasi ke dalam sistem perizinan daerah.
2. Nurjanah Yunus, ST., MT. sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
• Nurjanah mengisi posisi yang sebelumnya ditinggalkan oleh Lita Soulisa (pensiun) dan sempat diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Yahya Kotta. Nurjanah sendiri merupakan pejabat berpengalaman yang sebelumnya meniti karier di Kabupaten Maluku Tenggara sebelum akhirnya ditarik ke level provinsi.
Fokus pada Akselerasi Program
Dalam prosesi pelantikan tersebut, ditekankan bahwa pengisian jabatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk mempercepat program-program prioritas daerah.
Gubernur berharap dengan definitifnya pimpinan di kedua dinas tersebut, target-target besar seperti peningkatan realisasi investasi melalui DPM-PTSP serta penyediaan hunian layak dan penataan kawasan permukiman dapat segera dipacu.
“Pelantikan ini adalah bagian dari upaya penyegaran organisasi. Pejabat yang baru dilantik harus segera berlari kencang untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat dan target pembangunan di tahun 2026 ini tercapai,” imbau Gubernur.
Kini, mata publik tertuju pada langkah perdana Alwiyah dan Nurjanah dalam membuktikan integritas serta profesionalisme mereka di posisi baru demi kemajuan Provinsi Maluku.
