Peringati Harlah ke-53, KNPI Garut Perluas Ruang Positif bagi Pemuda

Daerah96 Dilihat
banner 468x60

Komennews.id || Garut — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Garut memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-53 di Gedung Pemuda Kabupaten Garut, Kamis (23/7/2026).

Peringatan tersebut menjadi momentum bagi KNPI Garut untuk memperkuat komitmen dalam membangun generasi muda melalui peningkatan kapasitas, kepedulian sosial, serta langkah preventif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pemuda.

banner 336x280

Kegiatan itu dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Bupati Garut, Kapolres Garut, Dandim 0611/Garut, kepala perangkat daerah, perwakilan Bawaslu dan KPU, Baznas, organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), serta pengurus kecamatan KNPI se-Kabupaten Garut.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Garut Agil Syahrizal mengatakan, peringatan Harlah ke-53 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, instansi vertikal, dan seluruh elemen kepemudaan.

“Alhamdulillah, sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa kami tidak sendirian dalam memajukan pemuda di Garut. Di usia ke-53 ini, KNPI Garut berkomitmen untuk terus memberikan manfaat nyata, membuka ruang kreasi, serta mengoptimalkan potensi pemuda agar lebih produktif,” ujar Agil.

KNPI dorong pemberdayaan dan kepedulian sosial

Agil mengatakan, KNPI Garut terus mendorong berbagai program sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sekaligus memperluas ruang positif bagi generasi muda.

Salah satunya program yang akan segera hadir yaitu KNPI Institute, yang diarahkan sebagai wadah pelatihan dan pembekalan bagi pemuda, khususnya dalam bidang kepemimpinan, kewirausahaan, serta pengembangan keterampilan.

Selain itu, terdapat program yang baru diluncurkan oleh KNPI Kab. Garut yaitu KNPI Impact yang difokuskan pada kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk bakti sosial serta kepedulian terhadap lingkungan.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, KNPI Garut juga menyerahkan santunan berupa paket sembako dan uang tunai kepada enam anak yatim piatu di sekitar Gedung Pemuda.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih Hutan Kota. KNPI Garut juga mendorong aktivasi kawasan Gedung Pemuda dan Sarana Olahraga Kerkhof sebagai Taman Pemuda.

Kawasan tersebut diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas, kreativitas, dan kolaborasi generasi muda Kabupaten Garut.

Perluas ruang positif bagi pemuda

Agil juga menanggapi maraknya laporan masyarakat mengenai peredaran obat-obatan terlarang, seperti tramadol dan Eximer, yang diduga menyasar kalangan remaja.

Menurut dia, upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga dengan menyediakan ruang-ruang positif bagi pemuda.

“Penindakan tentu menjadi kewenangan aparat penegak hukum. Namun dari sisi KNPI, kami fokus menghadirkan ruang-ruang positif agar pemuda memiliki wadah untuk berkembang dan tidak terjerumus ke dalam pergaulan negatif,” kata Agil.

Ia mengatakan, KNPI Garut akan mendorong berbagai kegiatan, mulai dari pembekalan seni bela diri gratis, pelatihan kewirausahaan, kegiatan olahraga, hingga ruang ekspresi musik.

“Kami akan menghadirkan pembekalan seni bela diri gratis, pelatihan kewirausahaan, kegiatan olahraga, hingga ruang ekspresi musik,” ujarnya.

Agil berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, organisasi kepemudaan, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menekan peredaran obat-obatan terlarang sekaligus membangun ekosistem yang mampu melahirkan generasi muda Garut yang sehat, produktif, kreatif, dan berdaya saing. (M.Fajar)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *