Musyawarah Kerja Nasional Persatuan Keluarga Paninggahan (Mukernas PKP) Tahun 2026 resmi digelar di Pondok Pesantren MTI Paninggahan, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Sabtu (20/6/2026). Mengusung tema “Ranah Jo Rantau, Satu Arah, Satu Marwah”, kegiatan ini menjadi momentum mempererat sinergi antara masyarakat Paninggahan di kampung halaman dan para perantau dalam mendukung percepatan pembangunan nagari.
KomenNews.id // Solok,Sumatra Barat – Mukernas dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, dan organisasi perantau. Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan Gubernur Sumatera Barat, Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., Anggota DPRD Kabupaten Solok Nazar Bakri, Camat Junjung Sirih Neni Amelia, Pj Wali Nagari Paninggahan Jasman, S.Ag., Ketua MUI Nagari Paninggahan Arba’i Mizen, Sekretaris MUI Nagari Paninggahan Rudi Hartono Panito Pisang, S.Ag., Ketua Yayasan Bustanul Abrar Ustadz Najimudin, pengurus Pondok Pesantren MTI Paninggahan, unsur ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, tokoh adat, tokoh masyarakat, jajaran Pengurus DPC PKP se-Indonesia, panitia pelaksana, serta masyarakat Paninggahan.
Dalam forum tersebut, peserta membahas berbagai program kerja yang dibagi ke dalam tiga komisi utama. Hasil sidang komisi menghasilkan sejumlah rekomendasi dan program prioritas yang akan menjadi arah perjuangan organisasi selama periode mendatang.
Bidang Organisasi, Kelembagaan dan Pembangunan Infrastruktur Pascabencana
Komisi ini menegaskan komitmen PKP untuk mendukung pemulihan dan pembangunan pascabencana di Nagari Paninggahan. Salah satu program prioritas yang disepakati adalah pemasangan serta perawatan lampu penerangan jalan di seluruh wilayah nagari guna meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan aktivitas masyarakat pada malam hari.
Bidang Pendidikan, Kesehatan, SDM, Agama, Adat dan Budaya
Komisi ini menghasilkan lima program strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan dasar masyarakat, yaitu:
1. Pembentukan program beasiswa PKP bagi pelajar berprestasi dan kurang mampu.
2. Pembebasan lahan sekolah atau bantuan pembayaran sewa bagi sekolah-sekolah di Nagari Paninggahan.
3. Bantuan insentif bagi guru honorer di setiap sekolah.
4. Kampanye Gerakan Cinta Pendidikan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya pendidikan bagi generasi muda.
5. Dukungan pembebasan lahan untuk pembangunan Puskesmas Paninggahan.
Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman, PKP merancang program pelatihan keterampilan digital, bahasa asing, dan kewirausahaan. Program ini diharapkan mampu menciptakan sumber daya manusia yang kompetitif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi wisata yang dimiliki Paninggahan.
Ketua Pelaksana Mukernas menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan khidmat, tertib, dan sukses.
“Mukernas ini menjadi bukti nyata kekompakan masyarakat Paninggahan di ranah dan rantau. Kita satu arah dalam membangun kampung halaman dan satu marwah dalam menjaga kehormatan serta identitas nagari,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PKP, Kasria Dedi, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh Pengurus DPC PKP se-Indonesia yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam Mukernas PKP 2026–2029.
Ia berharap seluruh keputusan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam Mukernas dapat diwujudkan secara nyata demi kemajuan Nagari Paninggahan.
“Semoga hasil Mukernas PKP ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Paninggahan, baik yang berada di rantau maupun yang menetap di kampung halaman. Mari bersama-sama menjaga semangat persatuan dan gotong royong untuk membangun Paninggahan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” kata Kasria Dedi.
Di akhir penyampaiannya, Kasria Dedi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, serta semua pihak yang telah mendukung sehingga Mukernas PKP 2026 dapat terlaksana dengan lancar dan sukses.
Mukernas PKP 2026 ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menindaklanjuti hasil-hasil sidang komisi sebagai langkah konkret mewujudkan Paninggahan yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera, sejalan dengan semangat “Ranah Jo Rantau, Satu Arah, Satu Marwah.”
