Maperta dan Konfercab II GAMKI DPC Tolikara Gagal Pilih Ketua Defenitif

banner 468x60

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Tolikara, menggelar Masa Penerimaan Anggota (Maperta) dan Konferensi Cabang (Konfercab) II, akhir April 2026 lalu yang berlangsung di Aula GIDI, Karubaga, Kabupaten Tolikara.

banner 336x280

KomenNews.id // Karubaga, Tolikara – Namun, berjalannya Maperta dan Konfercab II gagal memilih ketua defenitif dari 3 calon ketua DPC yang mencalonkan diri.

Kepada media ini, Elison Wanimbo dan Bikira Kogoya kedua calon ketua DPC GAMKI Tolikara menduga salah 1 calon ketua DPC melakukan permainan kotor sehingga membuat tertundanya pemilihan ketua defenitif.

” Kami kedua calon yang merasa dirugikan oleh kepentingan salah satu calon sehingga, kami meminta kepada Pimpinan DPD dan DPP  untuk segera menanggapi terkait persoalan Konfercab GAMKI Tolikara yang berakhir dengan skorsing waktu dan sampai hari ini, DPD belum menanggapi secara serius,” ungkap Elison Wanimbo, salah 1 calon ketua DPC, Senin (04/05/2026).

Elison menilai, proses dan tahapan sesuai mekanisme organisasi GAMKI sudah berjalan baik, mulai dari pengusulan calon, pengujian kriteria , penetapan calon, penerapan visi dan misi.

” Kami ketiga calon menyatakan sikap di depan forum terbuka bahwa siap kalah dan siap menang di depan Majelis Pimpinan sidang,” ungkapnya.

Ingatnya, masuk pada tahap pemilihan ada salah 1 calon yang meningalkan forum dengan alasan yang tidak jelas, kemudian mengerahkan masa dari kampung menggunakan mobil sampai terobos masuk di ruangan, kemudian menekan Majelis Pimpinan sidang dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Provinsi Papua Pegunungan dengan bahasa-bahasa intimindasi dan memaksa Majelis Pimpinan sidang untuk hentikan proses pemilihan ketua.

Lebih lanjut diceritakan, masa terus berdatangan membawa alat tajam berupa pisau dan parang, melakukan keributan sampai mengancam peserta sidang dan Majelis Pimpinan sidang untuk meningalkan ruangan.

” Kami kedua calon menduga bahwa ada permainan- permainan  kotor yang dimainkan oleh salah satu calon ketua GAMKI,” akuinya.

Di kesempatan yang sama, Bikira Kogoya salah 1 calon ketua DPC juga membeberkan, salah calon ini, tidak menghormati dan menghargai kerja-kerja panitia, Majelis Pimpinan sidang, dan peserta Konfercab, malah melakukan hal-hal yang tidak terpuji dan tidak tercermin sebagai intelektual.

Sebutnya, kami kedua calon yang merasa dirugikan meminta kepada Bung Wilem Wandik sebagai mantan ketua GAMKI DPP dan selaku ketua MPO dan Pengurus DPD, segera menangapi secara serius terkait polemik yang dihadapi oleh GAMKI DPC Tolikara.

” Kami menyampaikan dengan tegas OKP Cipayung dan OKP Keahlian yang ada di kabupaten Tolikara bahwa menjadi pimpinan OKP tidak hanya dari satu kelompok atau dari satu wilayah pembangunan. Karena, kami pemuda potensial yang ada di 4 wilayah pembangunan memiliki hak yang sama, tidak ada istilah anak emas dalam OKP,” tegas Bikira Kogoya.

Ia menambahkan, GAMKI adalah organisasi tingkat nasional dan pasti punya aturan mainnya. Tidak bisa dengan kepentingan satu calon untuk membatalkan semua tahapan. Kami meminta kepada panitia dan Majelis Pimpinan sidang segera bertanggung jawab, karena sesuai aturan main kami ajukan persoalan ini kepada DPD Papua Pegunungan.

Sekedar tahu, 3 calon ketua DPC GAMKI Tolikara yakni,
1. Ellison Wanimbo
2. Bikira Kogoya
3. Yas Kogoya.

Maperta dan Konfercab II DPC GAMKI Tolikara 2026 mengusung tema, “Pulihkanlah Bangsa Kami”. Pemilihan Ketua DPC ditunda hingga waktu yang belum ditentukan, namun kegiatan berjalan aman dalam pengamanan Polres Tolikara.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed