Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menunjukkan komitmen kuat dalam mengawal percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengembangan Lapangan Abadi Wilayah Kerja Masela. Langkah konkrit ini ditunjukkan langsung oleh Bupati MBD, Benyamin Th. Noach, saat menghadiri Rapat Percepatan Pelaksanaan Operasional PSN Blok Masela yang berlangsung di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu (30/9/2026).
KomenNews.id // Jakarta – Rapat terbatas tersebut dipimpin oleh Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, mewakili Menteri ESDM RI Bahlil Lahadalia yang sedang mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam agenda strategis nasional lainnya.
Dalam forum penting tersebut, Bupati Benyamin Noach tidak sekadar hadir mendengarkan laporan, melainkan melayangkan usulan krusial kepada Direktur Utama PT Pertamina dan pemangku kepentingan terkait. Ia mendesak agar fasilitas pendukung berupa Depo Pertamina dan cold storage berkapasitas besar segera dibangun di wilayah MBD sebagai bagian dari infrastruktur penunjang Blok Masela.
Infrastruktur Kunci untuk Ekonomi Rakyat
Langkah berani Bupati Noach ini didasari atas kondisi riil potensi daerah yang selama ini belum tergarap optimal akibat keterbatasan infrastruktur penampungan dan pengolahan.
“Sangat percuma jika MBD memiliki potensi hasil laut yang melimpah dan sektor peternakan rakyat yang besar, tetapi kita tidak memiliki fasilitas penampungan yang memadai seperti cold storage dan pasokan energi yang stabil dari Depo Pertamina,” tegas Bupati Noach di hadapan para pimpinan kementerian dan lembaga.
Kehadiran Depo Pertamina di MBD dinilai akan menjamin kepastian pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional industri maupun nelayan lokal, sementara cold storage skala besar akan menjadi penyangga utama agar hasil perikanan serta peternakan rakyat tidak terbuang sia-sia dan memiliki nilai jual yang tinggi.
Dorong Tenaga Kerja dan Pelaku Usaha Lokal
Selain infrastruktur fisik, Bupati MBD juga menyoroti aspek kesiapan sumber daya manusia (SDM). Ia mendorong pemerintah pusat, SKK Migas, serta INPEX Masela Ltd. untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi tenaga kerja lokal MBD melalui program pelatihan dan penyerapan tenaga kerja secara berkelanjutan.
Rapat koordinasi ini juga membahas sejumlah agenda krusial lain untuk mempercepat operasionalisasi Blok Masela, di antaranya:
-
Penyelesaian pembebasan lahan untuk infrastruktur darat proyek.
-
Proses appraisal dan verifikasi data hak-hak masyarakat.
-
Skema ganti rugi dan penyelesaian hak bagi masyarakat terdampak secara adil dan transparan.
Bagi Kabupaten Maluku Barat Daya, hadirnya megaproyek Blok Masela harus membawa multiplier effect (dampak berganda) yang nyata. Koordinasi erat antara Pemkab MBD, Pemerintah Pusat, Pemprov Maluku, SKK Migas, dan INPEX diharapkan menjadi kunci utama agar potensi ekonomi daerah dapat bangkit dan kesejahteraan masyarakat MBD dapat terwujud secara optimal.




















