Kabar Gembira Beruntun !! Maluku Ditunjuk Jadi Pilot Project KPR 40 Tahun, Gubernur Hendrik Lewerissa: Bikin Cicilan Rumah Cuma 500 Ribuan!

banner 468x60

Provinsi Maluku resmi ditunjuk oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sebagai pilot project (proyek percontohan) nasional untuk skema anyar perumahan bersubsidi dengan jangka waktu cicilan (tenor) hingga 40 tahun.

KomenNews.id // Jakarta – Kabar gembira beruntun beberapa hari ini yang diterima dan dihadiri langsung oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, nyatanya masih ada lagi bukti konkret hasil kinerja nyata sang Gubernur bersama jajarannya. Kali ini, Gubernur mendapat kabar terbaru dari Kementrian PKP,  usai menghadiri rapat koordinasi secara daring (zoom meeting) bersama Menteri PKP Maruarar Sirait dan para kepala daerah se-Indonesia dari Ruang Rapat Badan Penghubung Provinsi Maluku di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

banner 336x280

Dalam rapat tersebut, Gubernur didampingi oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Maluku Anna Yunus serta Kepala Badan Penghubung S.I. Patta.

Cicilan Jauh Lebih Ringan Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Gubernur menjelaskan, skema pilot project tenor 40 tahun ini menjadi solusi konkret untuk mempermudah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Maluku dalam memiliki rumah sendiri yang layak huni.

Jika pada skema sebelumnya, jelas Gubernur,  dengan tenor 20 tahun angsuran mencapai Rp1,2 juta per bulan, maka dengan perpanjangan tenor menjadi 40 tahun, besaran cicilan dapat ditekan secara signifikan.

“Melalui program percontohan ini, tenor pinjaman diperpanjang dari 20 tahun menjadi 40 tahun. Dampaknya luar biasa, cicilan per bulan yang tadinya sekitar Rp1,2 juta kini berkurang drastis menjadi hanya Rp500 ribu hingga Rp700 ribu saja per bulan. Ini memberi kesempatan besar bagi masyarakat kecil di Maluku untuk memiliki rumah,” sebut Gubernur 

Alokasi Bedah Rumah Melonjak 8.000 Persen

Selain menjadi pilot project KPR 40 tahun, Maluku juga mendapat perhatian khusus berupa lonjakan bantuan stimulus rumah swadaya (program bedah rumah) dari Kementerian PKP.

Pada tahun 2025, Maluku hanya memperoleh alokasi sebanyak 81 unit rumah. Namun di tahun 2026, alokasi tersebut melompat tajam hingga 7.227 unit rumah, atau mengalami kenaikan lebih dari 8.000 persen.

“Kami sangat mengapresiasi Pak Menteri PKP Maruarar Sirait atas atensi besar bagi Maluku. Bantuan bedah rumah naik drastis dari 81 unit menjadi 7.227 unit di tahun 2026. Untuk tahun 2027, kami menargetkan dan mengusulkan bantuan hingga 10.000 unit rumah,” tambahnya.

Program perumahan yang masif dan skema KPR terjangkau ini diyakini akan mempercepat penurunan angka backlog kepemilikan rumah, mengentaskan permukiman kumuh, serta mendorong penurunan angka kemiskinan di Provinsi Maluku secara berkelanjutan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *