Pemerintah Provinsi Maluku mendorong penguatan konektivitas dan keselamatan transportasi laut guna mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah kepulauan. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie, saat membacakan sambutan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dalam acara Pelantikan Dewan Pengurus Nasional Perkumpulan Pengusaha Alat Keselamatan Pelayaran Indonesia (DPN PPAKPI) Periode 2026–2029 di Ballroom GIIA Hotel, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

KomenNews.id //Jakarta – Dalam sambutan tertulis Gubernur, Sekda Sadali Ie menegaskan bahwa kapal dan konektivitas laut di wilayah kepulauan seperti Maluku bukan sekadar sarana transportasi, melainkan urat nadi penghubung antarpulau, pusat kegiatan ekonomi, hingga mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama bersama antara pemerintah dan dunia usaha.
“Kehadiran PPAKPI memiliki peran yang sangat penting dan strategis. Keselamatan pelayaran bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan, kolaborasi, dan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan,” ujar Sadali membaca sambutan Gubernur.
Pemerintah Provinsi Maluku juga berharap PPAKPI dapat menjadikan Maluku sebagai salah satu pusat penting dalam pengembangan ekosistem keselamatan pelayaran di Kawasan Timur Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penyediaan alat keselamatan, tetapi juga mencakup:
-
Peningkatan Standar Keselamatan: Menjamin ketersediaan alat keselamatan yang sesuai standar, mudah diakses, serta terjangkau.
-
Pengembangan SDM dan Edukasi: Menguatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang keselamatan laut melalui pelatihan dan edukasi berkelanjutan.
-
Peningkatan Investasi & Layanan: Mendorong investasi baru dan jaringan pemeliharaan (maintenance) sarana keselamatan pelayaran yang berkelanjutan di daerah kepulauan.

Agenda pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Komisaris PT. Pertamina International Shipping yang juga Tenaga Ahli Menteri ESDM RI, Michael Wattimena; Kepala Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran Kementerian Perhubungan RI, Capt. Indang Noerkajati; pimpinan industri pelayaran; serta jajaran pengurus DPN PPAKPI periode 2026–2029.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Kementerian Perhubungan, dan pelaku industri, Pemprov Maluku optimistis sistem pelayaran di kawasan timur dapat terwujud secara lebih aman, tertib, andal, dan mampu mengakselerasi perekonomian daerah.













