Dari Jalan hingga Smart City, Kota Tangerang Tancap Gas Benahi Infrastruktur 2026

Berita, Daerah9 Dilihat
banner 468x60

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menetapkan fokus pembangunan infrastruktur tahun 2025–2026 pada penguatan konektivitas jalan, pengendalian banjir, serta pengembangan kawasan berbasis transportasi terpadu atau Transit Oriented Development (TOD).

KomenNews.Id||Tangerang – Secara teknis, program pembangunan jalan pada 2026 tidak hanya mencakup pembukaan delapan ruas baru, tetapi juga dilengkapi dengan peningkatan standar konstruksi menggunakan perkerasan aspal hotmix berlapis (overlay) dan betonisasi pada titik dengan beban lalu lintas tinggi. Sejumlah ruas strategis seperti Jalan M. Toha, Jalan Lio Baru, dan Jalan Imam Bonjol ditingkatkan kapasitasnya melalui pelebaran badan jalan hingga 2–4 meter di beberapa segmen, disertai pembangunan saluran tepi jalan (side drain) untuk memperkuat fungsi drainase.

banner 336x280

Pemkot juga mulai mengintegrasikan sistem manajemen lalu lintas berbasis teknologi, seperti pemasangan Area Traffic Control System (ATCS) di simpang-simpang padat serta penambahan rambu dan marka thermoplastic untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Perbaikan jalan lingkungan dilakukan dengan pendekatan berbasis wilayah (cluster-based improvement), dengan prioritas pada kawasan padat penduduk dan jalur penghubung antarpermukiman. Pekerjaan meliputi pengecoran jalan, peningkatan kualitas lapisan pondasi bawah, serta perbaikan drainase lingkungan guna mencegah kerusakan akibat genangan.
Di sektor transportasi terintegrasi,pengembangan TOD Poris Plawad diarahkan pada konsep mixed-use development yang menggabungkan hunian vertikal, kawasan komersial, serta integrasi moda transportasi seperti KRL Commuter Line, angkutan kota, dan layanan feeder bus. Kawasan ini juga didukung pembangunan fasilitas pejalan kaki (pedestrian friendly) dan jalur sepeda untuk mendorong mobilitas rendah emisi. Optimalisasi akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta turut diperkuat melalui konektivitas jalan arteri dan sistem transportasi publik.

Sementara itu, dalam pengendalian banjir, Pemkot Tangerang menerapkan pendekatan terpadu berbasis drainage masterplan. Pembangunan embung dan polder dilengkapi dengan rumah pompa berkapasitas besar (hingga ratusan liter per detik), serta sistem pintu air otomatis untuk mengatur debit aliran. Normalisasi sungai dan saluran sekunder dilakukan melalui pengerukan sedimen secara berkala, dengan target peningkatan kapasitas tampung air hingga 20–30 persen di sejumlah titik rawan.
Selain itu, penerapan teknologi early warning system berbasis sensor ketinggian air mulai diuji coba di beberapa wilayah untuk mendukung respons cepat terhadap potensi banjir.

Pada sektor fasilitas umum, pengembangan ruang terbuka hijau dilakukan dengan konsep kota berkelanjutan, termasuk penambahan vegetasi peneduh, area resapan air, serta fasilitas olahraga publik. Griya Harmoni dikembangkan sebagai pusat interaksi sosial berbasis komunitas dengan fasilitas pelatihan, ruang kreatif, dan layanan masyarakat.

Penyelesaian RSUD Panunggangan Barat juga diproyeksikan beroperasi dengan kapasitas ratusan tempat tidur, dilengkapi layanan unggulan seperti instalasi gawat darurat 24 jam, ruang operasi modern, serta sistem rekam medis digital.

Di bidang infrastruktur digital, Pemkot Tangerang memperluas implementasi smart city melalui integrasi data lintas perangkat daerah dalam satu command center. Aplikasi Tangerang LIVE terus dikembangkan dengan fitur layanan administrasi, pengaduan masyarakat berbasis geo-tagging, serta integrasi dengan sistem pembayaran digital untuk retribusi dan pajak daerah.

Secara keseluruhan, pembangunan infrastruktur yang dijalankan Pemkot Tangerang tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan konektivitas dan pengurangan kemacetan, tetapi juga diarahkan pada efisiensi layanan publik, mitigasi risiko bencana, serta penguatan konsep kota cerdas dan berkelanjutan. []

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *