Dari Istisqa hingga Santunan Yatim Piatu, GPIB Perkuat Kepedulian di Lingkungan Sekolah

Ormas & LSM7 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA — Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) melalui DPW GPIB Peduli DKI Jakarta berkolaborasi dengan SDN Tanjung Barat 04 dan Senyum Yatim menggelar Sholat Istisqa, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, serta santunan bagi 20 siswa yatim dan piatu.

Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah, Menyuburkan Hati dengan Iman dan Memohon Rahmat Allah dengan Istisqa” itu berlangsung di SDN Tanjung Barat 04, Jalan H. Harun Raya, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (15/9/2026).

banner 336x280

Rangkaian kegiatan diawali penampilan marawis kelas rendah dan qosidah. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Sholat Istisqa yang dipimpin Ustadz H. Sufyan Ats-Tsauri sekaligus memberikan siraman rohani kepada para peserta.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan Maulid Nabi Muhammad SAW oleh pembawa acara, pembacaan tilawah Al-Qur’an oleh Adit, siswa kelas 3, penampilan marawis kelas tinggi, serta pembacaan Maulid.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian santunan kepada siswa yatim dan piatu serta doa bersama.

Plt Kepala SDN Tanjung Barat 04, Nanik Wijayanti, M.Pd, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi bentuk nyata kepedulian sosial terhadap siswa, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Puji syukur kepada Allah SWT karena acara berjalan dengan lancar. Saya juga berterima kasih kepada GPIB karena memilih sekolah kami sebagai lokasi pertama kegiatan santunan anak yatim dan piatu,” kata Nanik.

Ia menilai kegiatan tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan siswa.

“Ini bentuk kepedulian sosial kemasyarakatan dari GPIB terhadap murid-murid, khususnya di SDN Tanjung Barat 04. Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena pastinya sangat bermanfaat, terutama membantu anak-anak yatim dan piatu,” ujarnya.

Nanik berharap program tersebut dapat berkelanjutan dan menjangkau sekolah-sekolah lain, terutama siswa dari keluarga kurang mampu serta anak yatim dan piatu.

“Saya doakan semoga GPIB makin sukses, maju, berkembang, dan semakin banyak kontribusinya terhadap pendidikan di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta,” katanya.

GPIB Dorong Kepedulian Sosial di Lingkungan Sekolah

Perwakilan Ketua Umum GPIB Ir. Agung Karang, Marsahid dari OKK DPP GPIB, mengatakan program santunan tersebut merupakan gagasan yang diharapkan dapat menjadi kegiatan sosial berkelanjutan.

“Alhamdulillah kami bersyukur DPW memberikan ide dan motivasi untuk pertama kali memberikan santunan kepada anak-anak yatim di sekolah-sekolah. Walaupun ini yang pertama, mudah-mudahan akan berlanjut terus,” kata Marsahid.

Menurut dia, dukungan terhadap anak yatim di lingkungan sekolah penting dilakukan karena proses pendidikan juga membutuhkan biaya.

“Walaupun bantuan yang diberikan dari GPIB mungkin sederhana, semoga bisa memotivasi masyarakat untuk selalu memperhatikan anak-anak yatim agar tetap giat belajar dan dapat mewujudkan impian serta cita-citanya,” ujarnya.

Marsahid juga menyampaikan apresiasi kepada DPW GPIB DKI Jakarta yang telah merealisasikan program tersebut.

Sasar Sekolah di Lima Wilayah Jakarta

Ketua GPIB DPW DKI Jakarta, Edy Dwi Yanto, SE, mengatakan kegiatan santunan tersebut menjadi bagian dari program sosial yang akan dikembangkan selama satu tahun ke depan.

Menurut Edy, GPIB berencana memperluas kegiatan ke sejumlah sekolah di wilayah DKI Jakarta dengan melibatkan pengurus yang memiliki keterkaitan dengan sekolah, termasuk ketua atau anggota komite sekolah.

“Yang kita prioritaskan teman-teman yang memang ketua komite atau anggota komite di sekolah tersebut. Program ini nantinya juga akan disinergikan dengan berbagai kegiatan lain,” kata Edy.

Selain santunan, GPIB juga menyiapkan sejumlah program, di antaranya Jumat Berkah, edukasi antinarkoba, pencegahan bullying, serta program sekolah sehat.

“Kita kira-kira ada enam program yang akan direncanakan selama setahun. Tujuannya untuk menumbuhkan kepedulian, terutama kepada siswa-siswa yatim dan piatu,” ujarnya.

Edy berharap kepedulian tersebut tidak berhenti pada kegiatan organisasi, tetapi dapat menular kepada masyarakat di sekitar sekolah.

“Diharapkan dengan tersentuhnya donasi ini untuk anak-anak kita yang yatim piatu, akan menyebar kepedulian juga ke masyarakat sekitarnya,” katanya.

Santunan untuk 20 Siswa

Ketua GPIB Peduli DPW DKI Jakarta, Nurhayati, mengatakan santunan diberikan kepada 20 siswa yatim dan piatu SDN Tanjung Barat 04.

“Alhamdulillah, puji syukur dan bangga karena ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kerja nyata terhadap dunia pendidikan. Pagi ini dilaksanakan santunan untuk anak yatim dan piatu sebanyak 20 siswa,” kata Nurhayati.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus GPIB dan para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk kegiatan tersebut.

“Semoga para donatur yang sudah mau menyisihkan rezekinya diberikan limpahan rezeki, dipanjangkan umur, dilindungi Allah, dan semua harapan serta cita-citanya dikabulkan,” ujarnya.

Ketua Komite SDN Tanjung Barat 04, Dani Hendro, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai santunan menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata terhadap siswa yatim dan piatu.

“Alhamdulillah, puji syukur dan bangga karena salah satu kepedulian kerja nyata terhadap dunia pendidikan dilaksanakan di sekolah kami, yaitu santunan untuk anak yatim dan piatu sebanyak 20 siswa,” kata Dani.

Ia berharap kegiatan sosial seperti itu dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi para siswa.

Diikuti Pengurus GPIB dan Unsur Sekolah

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pengurus GPIB DPW DKI Jakarta, antara lain Faridah dari Biro Sosial, Suhanah selaku Wakil OKK, Yusi dari Biro Sosial, Sonya MS selaku Wakil Ketua II, Rahayu Dasy Leny selaku Bendahara, serta Titik Suparti dari Biro Humas DPW GPIB DKI Jakarta.

Turut hadir Plt Kepala SDN Tanjung Barat 04 Nanik Wijayanti, M.Pd, Wakil Kepala Sekolah Rasyid Indra Jaya, S.Pd, Ketua Umum GPIB Ir. Agung Karang yang diwakili Marsahid, Ketua GPIB DPW DKI Jakarta Edy Dwi Yanto, SE, FKDM RW 03 Kelurahan Tanjung Barat Andri, Ketua Komite SDN Tanjung Barat 04 Dani Hendro, Ketua GPIB Peduli DPW DKI Jakarta Nurhayati, para guru, dewan guru, karyawan, serta orang tua siswa.

Selain kegiatan keagamaan dan santunan, acara tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan, sekolah, komite sekolah, dan masyarakat dalam membangun kepedulian terhadap pendidikan dan kesejahteraan siswa.

 

Penulis : S Erfan Nurali
Editor : Redaksi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *