Dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebangsaan, Kepala Badan Penghubung Provinsi Maluku, S.I. Patta, menyampaikan apresiasi mendalam atas digelarnya silaturahmi kebangsaan yang memadukan peran organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lembaga pendidikan.
KomenNews.id // Jakarta Timur – Acara tersebut berlangsung meriah di pelataran Masjid Ar-Romlah, kediaman Ketua Umum Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), Umar Ohoitenan (Umar Kei), di kawasan Binalindung, Jakarta Timur.
Kegiatan yang mengusung tema “Gema Patriot Nusantara: Bersinergi Membangun Pemuda Berkarakter, Mengabarkan Semangat Juang Bangsa” ini menghadirkan pertunjukan atraksi drumband semi militer dari para taruna-taruni SMA Taruna Nusantara Indonesia.
Dalam sambutannya, S.I. Patta menyampaikan salam hormat dan apresiasi langsung dari Gubernur Provinsi Maluku, Hendrik Lewerissa, S.H., LL.M., kepada jajaran pimpinan FPMM, Yayasan SMA Taruna Nusantara, serta seluruh pihak yang terlibat.
“Ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa dan jarang terjadi, di mana sebuah organisasi pemuda dapat berkolaborasi secara erat dengan lembaga pendidikan formal berkedisiplinan tinggi,” ujar S.I. Patta.
Ia menambahkan bahwa pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa, melainkan sebuah tonggak sejarah penting yang mempertemukan tiga pilar utama: unsur pemerintah, ormas pemuda, dan lembaga pendidikan kedinasan/formal.
Mengobarkan Semangat Taruna dan Analog Harmoni Musik
S.I. Patta menyemangati secara langsung para taruna-taruni yang hadir. Ia membakar semangat para taruna dengan seruan lantang untuk membuktikan kualitas kedisiplinan dan mental baja sebagai calon pimpinan masa depan bangsa.
Sebagai mantan lulusan lembaga pendidikan gemblengan kedisiplinan (STPDN Lembah Manglayang) yang pernah ditempa bersama unsur TNI/Polri, S.I. Patta membagikan refleksinya mengenai makna harmoni musik drumband.
“Jika bass drum, snare drum, atau belira dimainkan sendiri-sendiri, suaranya akan bising. Namun, ketika dipadukan dan dipimpin oleh seorang stick master, ia berubah menjadi alunan harmoni indah yang mengiringi derap langkah. Ini adalah lambang kesatuan kita—meski berbeda-beda, kita tetap satu dalam bingkai NKRI,” ungkapnya.
Harapan Pembangunan Sekolah Taruna di Wilayah Indonesia Timur
Melihat pentingnya pendidikan berkarakter, S.I. Patta berharap ke depannya dapat dibangun fasilitas sekolah berbasis Taruna Nusantara di kawasan Indonesia Timur, khususnya di Provinsi Maluku. Menurutnya, hal ini akan mempermudah keterjangkauan anak-anak muda di wilayah timur Indonesia untuk mengakses pendidikan kepemimpinan berkualitas.
Acara yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan penampilan kirab drumband, dialog kebangsaan, serta sesi foto bersama antara pimpinan lembaga, tokoh masyarakat, dan para taruna.














