Ketua Umum Forum Pemuda Maluku Maluku (FPMM), Umar Kei Ohoitenan, memberikan pesan tegas dan membangun dalam acara Deklarasi Garda Pemuda Mahasiswa Kepulauan Timur Indonesia (GPMKTI), yang berlangsung di Libong Cafe pada Minggu, 11 Oktober 2026. Di hadapan para mahasiswa dan pemuda yang hadir, Umar Kei menekankan pentingnya menjaga persatuan, menghindari perpecahan, serta menjunjung tinggi kedewasaan dalam berorganisasi.
KomenNews.id// Jakarta – Dalam sambutannya, Umar Kei mengungkapkan bahwa kehadirannya di lokasi acara lebih awal didasari oleh kecintaannya serta keinginannya untuk melihat langsung semangat generasi muda, khususnya dari kawasan Timur Nusantara. Sebagai salah satu tokoh yang memiliki latar belakang panjang sebagai aktivis mahasiswa, ia membagikan pengalamannya dalam mendirikan berbagai organisasi kepemudaan.
“Katong orang timur harus kuat. Adat dulu baru agama,” ujar Umar Kei di hadapan para peserta.
Ia mengingatkan agar para pemuda dan mahasiswa tidak mudah terpecah belah, serta menghindari kebiasaan berdiskusi atau mengambil keputusan di tempat yang kurang kondusif. Menurutnya, pelantikan maupun rapat-rapat strategis ke depan harus dilakukan di tempat yang terhormat dan tertutup guna menghasilkan keputusan yang matang.
Selain itu, Umar Kei juga memberikan sejumlah masukan konstruktif terkait struktur kepengurusan organisasi agar merangkul berbagai elemen secara inklusif. Ia mengusulkan agar komposisi kepengurusan mencerminkan keragaman latar belakang suku dan agama dari wilayah Timur Indonesia, mulai dari Maluku, Ambon, Papua, hingga daerah lainnya.
“Organisasi ini adalah wadah perjuangan masa depan bangsa. Mari kita jaga bersama, hilangkan ego sektoral, dan perkuat solidaritas antar-pemuda kawasan timur,” tambahnya.
Acara deklarasi tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, termasuk perwakilan dari Bawaslu serta para tamu undangan lainnya.
Diantaranya, Muhammad Syukur Mandar yang juga membawakan orasi kebangsaan. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Dukungan Administrasi Bawaslu RI, Dr. La Bayoni, Kepala Badan Penghubung Provinsi (BPP) Maluku Jakarta S.Indra Patta dan Ketua Umum Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) Umar Kei.
Kehadiran para tokoh ini disambut baik oleh para peserta, yang berkomitmen untuk menjadikan Garda Pemuda Mahasiswa Kepulauan Timur Indonesia sebagai wadah yang solid dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.














