Semangat sportivitas menyelimuti lapangan basket SMPN 2 Garut (Doega) saat dimulainya ajang bergengsi Doega Challenge Season 4. Pembukaan kompetisi bola basket antar pelajar ini berlangsung meriah dengan suguhan tari tradisional yang memukau para hadirin. Puncak seremoni ditandai dengan pelepasan balon secara bersama-sama, yang menjadi simbolis dimulainya persaingan sehat bagi para atlet muda yang siap berlaga di ajang tahunan tersebut.
KomenNews.Id||Garut – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana, yang hadir secara langsung memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi SMPN 2 Garut dalam membina talenta olahraga sejak dini.
Menurutnya, sekolah ini telah membuktikan diri sebagai rahim bagi atlet-atlet basket berprestasi yang kerap mengharumkan nama Kabupaten Garut di berbagai tingkatan. Kehadiran Doega Challenge Season 4 dianggap sebagai bukti nyata bahwa sekolah mampu menciptakan wadah kompetitif yang berkualitas bagi siswa.
“Kegiatan ini menjadi barometer pembinaan olahraga, khususnya bola basket di tingkat pelajar. Bahkan, tidak sedikit orang tua yang menjadikan SMPN 2 Garut sebagai pilihan karena prestasi di bidang olahraga,” ucap Asep Mulyana saat Pembukaan Doega Challenge Season 4 di Lapangan Basket SMPN 2 Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (2/5/2026).
Kadispora Kabupaten Garut menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan barometer penting bagi pembinaan olahraga bola basket di tingkat pelajar. Ia juga menyoroti fenomena di mana prestasi non-akademik, khususnya basket, telah menjadi daya tarik tersendiri bagi orang tua untuk menyekolahkan anak-anak mereka di SMPN 2 Garut. Hal ini menunjukkan bahwa sinergi antara prestasi akademik dan pengembangan bakat olahraga telah berjalan dengan sangat baik di lingkungan sekolah.
Ia berharap agar ajang ini terus berkembang pada tahun-tahun mendatang. Pemerintah daerah melalui Dispora berkomitmen untuk menjajaki kolaborasi yang lebih kuat dengan pihak sekolah guna meningkatkan skala kejuaraan agar semakin besar dan memiliki standar yang lebih tinggi.



















