Wamenkop Farida Farichah: Koperasi Harus Berkolaborasi Membentuk Jaringan Ekosistem Nasional

banner 468x60

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mendorong seluruh koperasi di Indonesia untuk saling bermitra dan memperkuat kolaborasi.Langkah ini dinilai krusial agar koperasi dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional serta kesejahteraan masyarakat secara luas.

KomenNews.Id||Jakarta– Hal tersebut disampaikan Wamenkop saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Koperasi Astra di Jakarta, Jumat (10/4). Dalam arahannya, Farida menekankan bahwa kekuatan utama koperasi terletak pada sinergi antarkelembagaan.

banner 336x280

“Koperasi bisa berkolaborasi dan bekerja sama dengan koperasi lain. Koperasi adalah sebuah jaringan ekosistem yang besar,” ujar Wamenkop Farida Farichah.

Potensi Ekosistem Koperasi Nasional Wamenkop memaparkan bahwa saat ini terdapat sekitar 131 ribu koperasi yang aktif berjalan, ditambah dengan 83 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang baru terbentuk.

Jumlah yang sangat besar ini merupakan aset strategis bagi perekonomian nasional. Farida menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah memiliki komitmen nyata untuk mewujudkan koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia.

Secara khusus, Wamenkop mendorong Koperasi Astra yang telah memiliki profil mapan untuk menjalin kerja sama dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih guna memperkuat ekonomi di tingkat akar rumput.

Apresiasi Kinerja Koperasi Astra Dalam sambutannya, Wamenkop mengapresiasi kinerja Koperasi Astra yang tetap tumbuh positif setelah 36 tahun berdiri. Ia menilai bertahannya Koperasi Astra merupakan bukti kuatnya rasa kepemilikan dan kepercayaan anggota terhadap pengurus.

Farida juga mengingatkan bahwa RAT merupakan forum tertinggi di mana setiap anggota, tanpa memandang besaran simpanannya, memiliki hak suara yang sama untuk menentukan arah pengembangan organisasi.

“Koperasi Astra yang anggotanya mencapai 62 ribu orang adalah forum bagi semua anggota. Inilah perbedaaan mendasar koperasi dengan badan usaha lain; semua memiliki hak suara yang setara,” tambahnya.

Capaian Keuangan dan Inovasi Ketua Pengawas Koperasi Astra, Endro Wahono, menyatakan bahwa koperasi telah membuktikan ketangguhannya sejak berdiri pada 1990. Ia berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola dan melakukan berbagai inovasi layanan guna menjawab kebutuhan anggota yang terus berkembang di tengah tantangan global.

Berdasarkan laporan keuangan tahun 2025, Koperasi Astra dan entitas anak mencatatkan pertumbuhan yang signifikan. Pendapatan usaha mencapai Rp510,43 miliar, naik 12,41% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, Sisa Hasil Usaha (SHU) tercatat sebesar Rp82,10 miliar, tumbuh 9,33% dari capaian tahun 2024.

Total aset perusahaan juga mengalami peningkatan sebesar 5,77% menjadi Rp1,71 triliun, memperkokoh posisi finansial Koperasi Astra di sektor industri.(Red).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *