Sinergi Pembentukan Karakter Prajurit, Kasad Terima Kunjungan Wakil Uskup Umat Katolik

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menerima audiensi dari Wakil Uskup untuk umat Katolik di lingkungan TNI-Polri, Romo Yos Bintoro, Pr., di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Kamis (9/4).

KomenNews.Id||Jakarta – Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pembinaan rohani keagamaan dengan institusi militer.

Dalam kesempatan tersebut, Romo Yos Bintoro menyerahkan sebuah buku berjudul “Karya Pelayanan Keuskupan Umat Katolik TNI dan Polri”.

Buku ini disusun sebagai wujud dokumentasi sekaligus refleksi mendalam atas perjalanan panjang pelayanan rohani bagi para prajurit TNI dan anggota Polri yang beragama Katolik di seluruh penjuru tanah air.

Romo Yos Bintoro menjelaskan bahwa karya literatur ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi serta pijakan strategis untuk memperkuat kualitas pelayanan rohani di masa depan. Menurutnya, pembinaan mental yang kuat merupakan fondasi bagi setiap personel dalam menjalankan tugas pengabdian kepada negara.

“Semoga buku ini menjadi tonggak pelayanan umat Katolik TNI dan Polri yang semakin menancap dan membumi di Indonesia,” ujar Romo Yos Bintoro saat menyerahkan buku tersebut secara simbolis kepada Kasad.

Sinergi Pembentukan Karakter Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyambut baik kehadiran Wakil Uskup beserta jajarannya.

Kasad menegaskan bahwa pimpinan Angkatan Darat senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap program-program pembinaan rohani bagi seluruh prajurit. Hal ini dinilai krusial dalam mendukung pembentukan karakter prajurit yang berintegritas, beriman, dan memiliki jiwa kebangsaan yang kokoh.

Pembinaan mental dan rohani yang inklusif merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam mewujudkan prajurit yang profesional dan humanis.

Melalui kolaborasi dengan Keuskupan Militer Indonesia (Ordinariatus Castrensis Indonesia/OCI), diharapkan terjalin keharmonisan antarumat beragama yang dapat memperkuat solidaritas internal TNI serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan diskusi singkat mengenai rencana pengembangan program-program pembinaan iman bagi personel TNI AD di berbagai satuan daerah, guna memastikan kesejahteraan spiritual prajurit tetap terjaga di tengah dinamika tugas yang tinggi