“Integritas tidak selesai di ruang pembekalan. Retret itu seperti pelatihan anti merokok. Kalau lingkungannya masih penuh asap, orang tetap bisa kembali merokok,” kata Taufiq, Minggu (12/4/2026).
KomenNews.id// Jakarta – Ketua Dewan Pembina MIO Indonesia, Taufiq Rahman, menyebut operasi tangkap tangan KPK terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, sebagai ironi.
Apresiasi tetap ia berikan, namun kasus itu menegaskan pembekalan moral lewat retret kabinet di Akademi Militer Magelang tak cukup membendung syahwat korupsi.
“Integritas tidak selesai di ruang pembekalan. Retret itu seperti pelatihan anti merokok. Kalau lingkungannya masih penuh asap, orang tetap bisa kembali merokok,” kata Taufiq, Minggu (12/4/2026).
Menurut dia, korupsi berakar pada sistem yang longgar, bukan sekadar moral individu. Karena itu, reformasi birokrasi harus menyentuh pengawasan dan akuntabilitas, bukan berhenti pada seremoni.














