Jakarta Timur – Polsek Cakung terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi yang digelar pada Rabu malam hingga Kamis dini hari, 4 Juni 2026.
Kegiatan ini difokuskan pada pencegahan gangguan kamtibmas, aksi tawuran, penyalahgunaan narkoba, kepemilikan senjata tajam, serta berbagai bentuk kriminalitas yang meresahkan masyarakat.
Dipimpin IPTU Dedi Rahmanto, operasi melibatkan personel Polsek Cakung bersama Satpol PP. Patroli dilakukan secara mobile menyusuri sejumlah ruas jalan dan titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan gangguan keamanan, dilanjutkan dengan kegiatan stasioner di kawasan Jalan Raya Penggilingan, Kecamatan Cakung.
Kehadiran aparat kepolisian pada malam hingga dini hari merupakan bentuk nyata upaya preventif untuk memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif.
Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan tidak memberikan ruang bagi pelaku pelanggaran hukum.
Kapolsek Cakung AKP Andre Try Putra., menegaskan bahwa jajarannya akan terus meningkatkan kehadiran anggota di lapangan sebagai langkah preventif sekaligus respons cepat terhadap setiap potensi gangguan keamanan.
“Kami akan terus mengintensifkan patroli dan kegiatan kepolisian lainnya guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Tidak ada toleransi terhadap aksi tawuran, penyalahgunaan narkoba, kepemilikan senjata tajam maupun tindak pidana lainnya yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat. Kepolisian akan bertindak tegas dan profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AKP Andre Try Putra.
Ia menambahkan bahwa keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara warga dan kepolisian menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta memperkuat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hari.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan, menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya tindakan yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban umum. Dengan kebersamaan dan kepedulian, situasi yang aman dan nyaman dapat terus terjaga,” pungkasnya.
Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjadi langkah nyata dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
















