Napak Tilas Spiritual, Jufrizal Ziarah ke Makam Angku Junjung Sirih di Rimbo Ulu

Bakal Calon Wali Nagari Paninggahan, Jufrizal, bersama tim melakukan kegiatan ziarah ke Makam Angku Junjung Sirih yang berada di kawasan Rimbo Ulu, wilayah perbukitan dan hutan yang masih asri. Kegiatan ini menjadi bagian dari napak tilas sejarah sekaligus bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai spiritual dan adat istiadat masyarakat setempat.

 

 

KomenNews.id // Solok,Sumatra Barat – Makam Angku Junjung Sirih yang berdiri sederhana dengan konstruksi kayu di tengah kawasan hutan, memberikan kesan mendalam akan kesederhanaan serta kearifan lokal yang masih terjaga. Perjalanan menuju lokasi pun menjadi simbol kedekatan dengan alam serta refleksi perjalanan batin bagi rombongan.

Dalam kegiatan tersebut, Jufrizal bersama tim tidak hanya melaksanakan doa bersama, tetapi juga mempererat kebersamaan melalui tradisi makan bersama secara lesehan dengan beralaskan daun dan kertas, yang dikenal sebagai tradisi makan bajamba atau botram. Suasana kekeluargaan yang hangat terlihat jelas, mencerminkan soliditas serta semangat kebersamaan dalam tim.

 

Selain itu, momen ziarah juga diabadikan melalui dokumentasi bersama di sekitar makam sebagai bentuk penghormatan dan kenangan terhadap sosok Angku Junjung Sirih yang dihormati masyarakat.

 

Ziarah ke makam tokoh adat maupun ulama seperti Angku Junjung Sirih merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat Minangkabau. Tradisi ini tidak hanya dimaknai sebagai penghormatan kepada leluhur, tetapi juga sebagai upaya memohon doa restu serta menjaga kesinambungan nilai-nilai adat dan sejarah dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan ini mencerminkan kuatnya filosofi hidup masyarakat Minangkabau, yakni “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah”, yang menegaskan bahwa adat istiadat berjalan seiring dengan nilai-nilai agama sebagai landasan kehidupan.

Melalui kegiatan ini, Jufrizal, A.Md., menunjukkan komitmennya untuk tetap menjaga, menghormati, dan melestarikan nilai-nilai adat serta kearifan lokal sebagai bagian penting dalam membangun Nagari Paninggahan ke depan.