Momentum peringatan Hari Pattimura ke-209 tahun ini dipastikan bakal terasa berbeda dan jauh lebih bertenaga. Lewat gelaran adu jotos bergengsi bertajuk “PATTIMURA INTERNATIONAL BIG FIGHT 2026”, semangat juang sang pahlawan nasional siap dihidupkan kembali di atas ring tinju.
KomenNews.id // Jakarta – Dukungan penuh dan apresiasi tinggi datang langsung dari Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun. Saat hadir sebagai narasumber dalam segmen Bincang Olahraga di Studio TVRI, Senayan, Jakarta, Kamis (21/05/2026), Benhur secara terbuka memuji kerja keras promotor dan seluruh pihak pelaksana yang sukses melahirkan ide brilian ini.
“Kami memberi apresiasi yang sangat tinggi kepada pihak pelaksana dan promotor yang telah berupaya keras melahirkan sebuah ide yang luar biasa ini,” ujar Benhur hangat.
Mewarisi *Fighting Spirit* sang Pahlawan
Bagi Benhur, event internasional ini bukan sekadar panggung adu jotos biasa, melainkan wadah krusial untuk mentransfer nilai-nilai luhur Thomas Matulessy (Kapitan Pattimura) kepada generasi muda Maluku.
Menurutnya, nilai patriotisme, kepemimpinan, keberanian, sikap pantang menyerah, hingga komitmen menjaga persatuan harus terus mengalir dalam darah pemuda masa kini.
“Pattimura adalah pahlawan nasional. Wujud peringatan ini adalah bentuk penghargaan terhadap perjuangan beliau. Generasi muda harus mewarisi nilai-nilai tersebut dengan mengisi kemerdekaan melalui hal-hal positif demi kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya.
Potensi Melimpah, Butuh Sentuhan Metode Baru
Bukan rahasia lagi jika tanah Maluku, khususnya Maluku Tengah, merupakan “gudang” petarung alami yang memiliki daya juang luar biasa. Benhur mengakui bahwa modal utama berupa *fighting spirit* anak-anak muda Maluku sudah sangat kuat. Namun, potensi emas ini tidak akan maksimal tanpa adanya penyaluran dan manajemen yang tepat.
Melihat peta dunia olahraga yang semakin kompetitif, Ketua DPRD Maluku ini mendorong adanya reformasi metode pembinaan atlet. Sebagai wakil rakyat, ia menegaskan komitmennya untuk membangun kolaborasi dan koordinasi yang lebih solid ke depan.
Ada 2 poin penting yang disoroti Benhur untuk mendongkrak prestasi tinju Maluku di masa depan:
1.Fasilitas yang Mumpuni: Menyediakan sarana latihan terbaik agar bakat-bakat muda bisa berkembang secara maksimal.
2. Insentif dan Penghargaan yang Layak: Memberikan jaminan kesejahteraan dan imbalan yang memadai bagi para atlet.
“Target mereka ingin menjadi petinju profesional, maka harus ada penghargaan dalam bentuk imbalan yang cukup supaya mereka juga tenang dalam menjalani kehidupan ini,” pungkas Benhur.
Dengan adanya sinergi antara semangat juang para atlet dan dukungan regulasi serta fasilitas dari pemerintah, Pattimura International Big Fight 2026 diharapkan menjadi batu loncatan besar bagi lahirnya juara-juara dunia baru dari bumi Maluku.
