Panggung tinju tanah air bersiap menyambut malam yang panas dan penuh hantaman keras. Menandai peringatan Hari Pahlawan asal Maluku, Thomas Matulessy (Pattimura), sebuah ajang adu jotos bergengsi bertajuk “Pattimura International Big Fight 2026” siap menggebrak Studio TVRI Senayan, Jakarta, pada Jumat, 29 Mei 2026 mendatang.
KomenNews.id // Jakarta – Diinisiasi oleh promotor kawakan Nikolas Kilikily bersama tim pemerhati tinju nasional, event ini dipastikan bakal menjadi magnet baru bagi para pencinta olahraga baku hantam di Indonesia.
Menghadirkan 8 Partai Panas: Profesional hingga Amatir
Pembina Promotor, G. Borlak, membocorkan bahwa tensi tinggi akan tersaji lewat 8 partai pertandingan yang terbagi rata menjadi 4 partai utama profesional dan 4 partai tambahan amatir.
“Spirit Lawamena Haulala akan bergema di atas ring. Kami menyuguhkan talenta-talenta terbaik demi mendongkrak kembali geliat tinju nasional,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Komandan Detasemen Pengawalan Khusus Menteri Pertahanan di Kabinet Merah Putih tersebut, Selasa (19/5/2026).
Berikut adalah line-up kelas yang akan bertempur di partai utama profesional:
1. Super Bantam Weight (122 Lbs/55,338 kg): Laga tensi tinggi sepanjang 8 ronde.
2. Feather Weight (126 Lbs/57,153 kg): Pertarungan taktis selama 8 ronde.
3. Light Weight (135 Lbs/61,235 kg): Duel adu cepat 4 ronde.
4. Super Bantam Weight (122 Lbs/55,338 kg): Partai penentu 4 ronde.
Banjir Hadiah: Sabuk Emas Kepala Daerah dan Piala Menpora
Bukan sekadar gengsi, para petinju profesional yang berlaga di partai utama ini akan memperebutkan piala The Best Boxer dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, lengkap dengan 4 sabuk emas bergengsi dari tokoh-tokoh besar Maluku:
Kelas Pertandingan Sabuk Emas yang Diperebutkan
1. Super Bantam (8 Rd) Sabuk Emas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda
2. Feather Weight (8 Rd) Sabuk Emas Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa
3. Light Weight (4 Rd) Sabuk Emas Ketua Umum KKBMM, Jamaludin Koedoeboen
4. Super Bantam (4 Rd) Sabuk Emas Angkatan Muda Pattimura, Sandec Sahetapy
Tak kalah seru, 4 partai tambahan yang diisi oleh 8 petinju amatir nasional juga siap tampil habis-habisan demi memperebutkan piala kategori khusus, mulai dari Piala Petinju Terbaik Pahlawan Pattimura, Piala Petinju Harapan TVRI, Piala Petinju Favorit Tokoh Pemuda Maluku yang diketuai Jamaludin Koedoeboen, hingga Piala Petinju Berbakat dari pelatih legendaris Teddy van Room.
Misi Kebangkitan Tinju Indonesia Timur
Lebih dari sekadar tontonan, kolaborasi antara FPTI, promotor, dan tokoh masyarakat Maluku ini membawa misi besar untuk regenerasi atlet. Lewat ajang ini, diharapkan muncul bibit-bibit baru, khususnya dari wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan Maluku Utara, yang siap mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.
” Catat tanggalnya, pasang pengingat, dan bersiaplah menyaksikan pertarungan hidup mati para gladiator di ring TVRI Senayan!,” ajak Borlak yang juga sebagai Ketua Umum Jarnas Pemuda Hijau ini.
Sekedar tahu, 8 Petinju Juara Nasional dan Internasional yang ikut bertamding apa event bergengsi ini yaitu ;
1. Iwan Kei Ngabalin
2. Augus Latuheru
3. Refly Manake
4. Noldi Manake
5. Albert Mondome
6. Sunan Agung Amoragan
7. Phirawat Panthong
8. Nattha Phong Nuchaiy Aphum.
