Momen sakral peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026 menjadi panggung refleksi mendalam bagi jajaran Satuan Bela Wartawan (Satbel Pers) Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPP PWDPI).
KomenNews.id // Bogor – Panglima Satbel Pers DPP PWDPI, Dedi Supandi, menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar coretan sejarah, melainkan ruh utama yang menggerakkan integritas insan pers di tanah air.
“Pancasila adalah tonggak sejarah yang kokoh dan penuh makna. Nilai persatuan dan keadilan yang terkandung di dalamnya menjadi ruh bagi kami insan pers untuk terus menjaga kehormatan dan kebenaran,” ujar Dedi Supandi dengan nada berwibawa saat ditemui di Bogor, Senin (1/6/2026).
Doa Khusus untuk Tokoh Pers Nasional
Di tengah suasana peringatan yang khidmat, Dedi Supandi yang didampingi oleh anggotanya, secara khusus memanjatkan doa setulus hati untuk pucuk pimpinan tertinggi mereka, yaitu Ketua Umum PWDPI, Bapak M. Nurullah RS.
Bagi Satbel Pers, sosok M. Nurullah RS bukan hanya seorang pemimpin, melainkan mentor dan tokoh pers nasional yang telah mendedikasikan hidupnya demi kemajuan dunia jurnalistik.
“Kami segenap keluarga besar Satbel Pers DPP PWDPI senantiasa mendoakan agar Bapak M. Nurullah RS selalu dalam keadaan sehat walafiat, diberikan kekuatan, dan ketabahan hati. Beliau telah membuktikan komitmen luar biasa dalam membawa PWDPI menjadi organisasi yang bermartabat, profesional, dan disegani,” ungkap Dedi penuh karisma.
Komitmen Mengawal Pers yang Berintegritas
Menutup pernyataannya, Dedi menegaskan bahwa di bawah komando Bapak M. Nurullah RS, seluruh jajaran Satbel Pers DPP PWDPI siap merapatkan barisan. Mereka berkomitmen penuh untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap produk jurnalistik yang dihasilkan.
Sinergi antara ideologi bangsa dan profesionalisme pers ini diharapkan mampu membawa PWDPI terus maju sebagai benteng informasi yang sehat, berintegritas, dan selalu berpihak pada kebenaran demi kemajuan bangsa.
