Kekompakan Remaja Masjid Attaawun Sukaresmi Garut

Agama, Berita, Daerah156 Dilihat
banner 468x60

Penulis : Kang Aden

Idul Adha 1447 H di Kampung Pasir  Kawao Rt 003/001, Sukaresmi, Garut, menjadi momentum yang sarat makna. Malam takbiran di Masjid Attaawun dipenuhi gema takbir yang menggugah hati, disusul salat Idul Adha dengan jamaah yang meluber hingga halaman. Usai ibadah, kebersamaan semakin nyata lewat makan bersama, sebelum berlanjut ke pemotongan hewan kurban dan pendistribusian daging kepada warga yang berhak.

banner 336x280

KomenNews.id||Garut – Yang membuat perayaan ini berbeda adalah kepanitiaan yang sepenuhnya digerakkan oleh remaja masjid. Ketua Panitia, Ilham Ahmad Fathurahman, S.Sos, menegaskan bahwa pelibatan generasi muda adalah bagian dari strategi regenerasi. “Kami ingin anak-anak terbiasa mengelola kegiatan besar sejak dini. Jadi, ketika kelak merantau ke mana pun, mereka sudah siap. Keberhasilan Idul Adha kali ini adalah hasil kolaborasi harmonis antara generasi muda dan orang tua,” ujarnya.

Regenerasi Kepemimpinan
Pelibatan remaja bukan sekadar teknis kepanitiaan, melainkan investasi sosial. Mereka belajar memimpin, berkoordinasi, dan mengambil keputusan. Dengan demikian, masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga sekolah kepemimpinan yang menyiapkan kader-kader masa depan.

Makna Sosial Kurban
Kurban di Masjid Attaawun bukan hanya ritual penyembelihan, melainkan manifestasi solidaritas. Daging yang dibagikan merata menjadi simbol keadilan sosial, memperkuat ikatan antarwarga, dan menumbuhkan rasa syukur. Nilai keikhlasan yang ditanamkan sejak muda membuat semangat berkurban semakin mengakar.

Peran Orang Tua
Meski kepanitiaan diisi anak muda, peran orang tua tetap vital. Mereka hadir sebagai mentor dan penopang moral, memastikan tradisi berjalan sesuai tuntunan agama. Kolaborasi lintas generasi ini menciptakan suasana hangat, di mana pengalaman bertemu dengan semangat baru.

Idul Adha di Masjid Attaawun Sukaresmi adalah laboratorium kebersamaan. Dari takbir hingga distribusi kurban, setiap langkah menjadi pelajaran hidup: tentang kepemimpinan, keikhlasan, dan solidaritas. Kekompakan remaja yang berpadu dengan kebijaksanaan orang tua menghadirkan harapan bahwa tradisi kurban akan terus hidup, menumbuhkan generasi yang siap menjaga nilai-nilai luhur di mana pun mereka berada.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *