Jaya Indonesia Ku Hingga Serpihan Surga, 10 Lagu Baru Lawang Pitu Siap Mengguncang

Berita186 Dilihat

Jawa Tengah – Grup musik rock Lawang Pitu menggelar tur promosi album kedua bertajuk _Lahir untuk Jadi Pemenang_ di lima kota di Jawa Tengah pada 15–22 Mei 2026. Tur ini sekaligus menjadi ajang pengenalan ulang formasi terbaru band yang dibentuk di ACC Studio Bekasi pada 1 Februari 2022.

Dalam rangkaian tur, Lawang Pitu menyambangi Pemalang, Pekalongan, Semarang, Wonosobo, dan Purbalingga. Setiap kota yang disinggahi merupakan basis _chapter_ fanbase mereka yang disebut Bolo7 dengan jargon “Bolo7… Aku bolo mu”.

Lawang Pitu awalnya digawangi oleh Doddy Katamsi (Elpamas, SYL, Kantata) pada vokal, Tommy Karmawan (Garux) pada gitar utama, Sadtriyo Atmojo (Junior-Koes Plus) pada gitar ritme, Arif Rahman pada drum, dan ACC pada bass.

Namun, band mengalami pergantian personel. Doddy Katamsi mengundurkan diri karena alasan kesehatan, sementara Tommy Karmawan tidak dapat melanjutkan karena fokus pada galeri lukis dan kembali ke band lamanya. Saat ini, Lawang Pitu diperkuat Trison Manurung (ROXX, eks-Edane) sebagai vokalis, Jibonez sebagai gitaris utama, Sadtriyo Atmojo pada gitar ritme, Arif Rahman pada drum, dan ACC pada bass.

Lawang Pitu menyebut memiliki visi menciptakan musik rock yang tetap dapat diterima masyarakat luas. Lirik yang diusung lugas dan mengangkat tema percintaan, alam Indonesia, serta isu sehari-hari.

Pada album kedua ini, Lawang Pitu melakukan pendekatan _tone down_. “Lagu-lagu di album kedua ini lebih banyak memperdengarkan sisi lain dari kehidupan para rockstar. Kami berharap dapat membawa angin segar bagi industri musik Indonesia,” tulis manajemen Lawang Pitu dalam keterangan tertulis, Jumat (23/5/2026).

Album _Lahir untuk Jadi Pemenang_ berisi 10 lagu, yakni _Kuwa Kuwi, Intoleransi, Ilusi, Jaya Indonesia Ku, Instink, Nurani, Debat Kusir, Lahir untuk Jadi Pemenang, Terang Yang Abadi,_ dan _Serpihan Surga_.

Rangkaian tur dimulai di Buzz KTV Pemalang pada Jumat, 15 Mei 2026, dilanjutkan ke Red Box Pekalongan (16/5), Kopi Revolusi Semarang (17/5), Sanera Coffee Wonosobo (21/5), dan berakhir di Kantor Kopi Purbalingga (22/5).

Di dua kota terakhir, Wonosobo dan Purbalingga, Lawang Pitu tampil berkolaborasi dengan gitaris Eet Sjahranie. Pihak band menyebut antusiasme penggemar dan penonton di setiap venue sangat tinggi.

“Kami sangat bersyukur rangkaian tur promo ini dapat terlaksana dengan baik dan diterima masyarakat. Banyak kejadian unik yang menjadi kesan tersendiri selama perjalanan,” ungkap perwakilan Lawang Pitu.

Melalui album ini, Lawang Pitu berharap karyanya dapat diterima pecinta musik rock Tanah Air sekaligus menjadi inspirasi untuk terus berjuang bagi diri sendiri, cinta, dan Indonesia yang lebih baik.