Jakarta Timur – Komitmen membangun lingkungan yang aman, peduli, dan bebas dari tawuran kembali diperkuat melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot Untuk Indonesia yang digelar di Lapangan Tenis RW 03, Jalan Taman Harapan RT 15 RW 03, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (8/6/2026) malam.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 60 warga tersebut menjadi wadah dialog antara aparat pemerintah, kepolisian, tokoh masyarakat, dan warga dalam membahas berbagai persoalan sosial yang berkembang di lingkungan masyarakat, khususnya terkait kenakalan remaja dan tawuran yang masih menjadi perhatian bersama.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Kramat Jati AKP P. H. Siahaan, S.H., M.H., Kasat PPA Polres Metro Jakarta Timur Kompol Lina Yuliana, S.H., Sekretaris Kelurahan Cawang Waldi Septri, Ketua RW 03 Darwono, para ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Program Jaga Jakarta On The Spot merupakan salah satu upaya Polda Metro Jaya dalam memperkuat kepedulian sosial masyarakat melalui semangat menjaga lingkungan, menjaga warga, menjaga aturan, dan menjaga amanah. Program ini juga menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih dekat antara aparat dan masyarakat untuk mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang ada di lingkungan.
Dalam sambutannya, Kapolsek Kramat Jati AKP P. H. Siahaan menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan wilayah tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata, melainkan memerlukan dukungan dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Jaga Jakarta On The Spot bukan sekadar program, tetapi gerakan bersama untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan dan generasi muda. Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendengar aspirasi, memahami permasalahan yang ada, serta mencari solusi bersama demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar AKP P. H. Siahaan.
Kapolsek menambahkan bahwa persoalan tawuran remaja harus menjadi perhatian serius seluruh pihak karena tidak hanya merugikan pelaku, tetapi juga dapat mengancam keselamatan orang lain dan merusak masa depan generasi muda.
Sementara itu, Ketua RW 03 Cawang, Darwono, mengungkapkan bahwa wilayahnya masih menghadapi berbagai tantangan sosial, termasuk persoalan tawuran yang melibatkan sebagian remaja di lingkungan tersebut. Ia berharap melalui kolaborasi yang kuat antara warga, pemerintah, dan kepolisian, berbagai persoalan tersebut dapat diminimalisir.
Dalam kesempatan yang sama, Kasat PPA Polres Metro Jakarta Timur Kompol Lina Yuliana memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak dan remaja. Menurutnya, berbagai kasus kenakalan remaja yang berujung pada tindakan kriminal sering kali berawal dari kurangnya pengawasan dan perhatian di lingkungan keluarga.
“Kami mengajak seluruh orang tua untuk lebih peduli terhadap aktivitas anak-anaknya. Jangan sampai mereka terlibat dalam tawuran atau pergaulan yang salah. Setiap anak memiliki masa depan yang harus dijaga bersama. Peran keluarga menjadi benteng utama dalam mencegah kenakalan remaja,” tegas Kompol Lina Yuliana.
Ia juga menjelaskan bahwa remaja yang terlibat tawuran dan berhadapan dengan hukum akan menjalani proses pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku. Namun demikian, langkah pencegahan tetap menjadi prioritas utama agar generasi muda tidak terjerumus ke dalam perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Kramat Jati berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan generasi muda. Sinergi antara warga, tokoh masyarakat, pemerintah, dan kepolisian diyakini menjadi kunci dalam menciptakan wilayah yang aman, harmonis, serta terbebas dari tawuran dan berbagai gangguan kamtibmas lainnya.
Kapolsek Kramat Jati juga mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, mengaktifkan komunikasi antarwarga, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan atau aktivitas yang mengarah pada tindakan kriminal. Dengan kepedulian dan kebersamaan, keamanan lingkungan dapat terjaga dan masa depan generasi muda dapat diselamatkan dari pengaruh negatif yang merusak.
